AI
|
in this topic.

Freya JKT48 Laporkan Manipulasi Foto AI yang Dianggap Tak Senonoh

Nathaniel
Rabu, 11 Maret 2026 pukul 19.00

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Freya JKT48 melaporkan dugaan penyalahgunaan teknologi AI yang digunakan untuk memanipulasi fotonya di media sosial. Foto tersebut diduga diedit menggunakan Grok AI sehingga menampilkan gambar yang dianggap tidak pantas. Kasus ini kini sedang diselidiki oleh Polres Jakarta Selatan.

Freya JKT48 Laporkan Kasus Manipulasi Foto AI

Member JKT48, Raden Rara Freyanasifa Jayawardana, melaporkan dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan yang memanipulasi fotonya di internet.

Laporan tersebut telah diterima oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKBP Murodih, laporan tersebut tercatat dengan nomor:

LP/B/519/II/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Foto Diduga Diedit Menggunakan Grok AI

Kasus ini bermula ketika Freya menemukan unggahan di media sosial yang menampilkan fotonya dalam kondisi yang telah dimanipulasi.

Foto tersebut diduga diedit menggunakan Grok, teknologi kecerdasan buatan yang bisa menghasilkan atau memodifikasi gambar.

Dalam unggahan tersebut, foto Freya disebut telah diubah sehingga menampilkan dirinya mengenakan pakaian tertentu yang membuatnya merasa tidak nyaman.

Selain itu, terdapat juga beberapa tulisan dalam unggahan tersebut yang menurut korban dianggap tidak pantas.

Ada Beberapa Unggahan Serupa

Menurut pihak kepolisian, bukan hanya satu unggahan yang ditemukan.

Freya juga melihat beberapa postingan lain yang menampilkan manipulasi serupa terhadap fotonya. Hal ini membuatnya merasa dirugikan dan akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi.

Bukti bukti terkait unggahan tersebut telah diserahkan kepada pihak penyidik.

Dugaan Kejadian Terjadi Sejak 2022

Dalam laporan yang diajukan, kejadian manipulasi foto ini disebut terjadi dalam rentang waktu cukup lama.

Pihak kepolisian menyebut dugaan aktivitas tersebut berlangsung sekitar 2022 hingga 2025.

Saat ini penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku yang mengunggah serta memanipulasi foto tersebut.

Kasus AI Deepfake Semakin Jadi Perhatian

Kasus yang dialami Freya menambah daftar kekhawatiran terkait penyalahgunaan teknologi AI untuk memanipulasi gambar seseorang.

Teknologi generatif yang semakin mudah digunakan memang membuka banyak kemungkinan baru, tetapi di sisi lain juga menimbulkan risiko seperti penyebaran gambar palsu atau manipulatif.

Karena itu, kasus ini kemungkinan akan menjadi salah satu contoh penting bagaimana penegakan hukum menghadapi penyalahgunaan teknologi AI di era digital.

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.