Business
|
in this topic.

Dana Crowdfunding Game Hilang Rp5 Miliar, Platform Jepang Kirim ke Orang yang Salah

Nathaniel
Senin, 06 April 2026 pukul 17.38

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Platform crowdfunding Jepang Ubgoe dikabarkan salah mentransfer sebagian dana kampanye game Shibuya Scramble Stories ke pihak yang salah. Hingga kini, dana tersebut belum kembali, membuat pengembang dan kreator mempertanyakan transparansi platform.

Dana Crowdfunding Hilang di Tengah Jalan

Kasus cukup mengejutkan datang dari platform crowdfunding Jepang, Ubgoe.

Mereka dilaporkan gagal menyalurkan sebagian dana kampanye game Shibuya Scramble Stories, yang totalnya mencapai 55 juta yen atau sekitar $345.000.

Masalahnya, lebih dari setengah dana tersebut, sekitar $173.000, justru dikirim ke pihak yang salah. Parahnya lagi, uang tersebut disebut belum dikembalikan hingga sekarang.

Pengakuan CEO, Tapi Minim Bukti

CEO Ubgoe, Kazuo Okada, menyebut bahwa kesalahan ini terjadi karena “transfer ke klien lain secara tidak sengaja”.

Namun, menurut kreator game, Jiro Ishii, tidak ada bukti konkret yang diberikan terkait transaksi tersebut.

Hal ini membuat Ishii dan tim hukumnya mulai meragukan apakah kesalahan transfer itu benar-benar terjadi, atau ada masalah lain di baliknya.

Proyek Tetap Jalan Meski Dana Bermasalah

Game Shibuya Scramble Stories sendiri merupakan visual novel yang mengambil setting di distrik Shibuya, Jepang.

Proyek ini digarap oleh studio indie Skeleton Crew Studio dan disutradarai langsung oleh Ishii, yang sebelumnya dikenal lewat proyek 428: Shibuya Scramble.

Meski dana bermasalah, pengembangan game ini tetap berjalan. Salah satu alasannya karena dukungan tambahan dari Tokyu Land Corporation yang ikut menjadi sponsor.

Tetap Wajib Penuhi Janji ke Backer

Yang jadi masalah besar, aturan dari Ubgoe tetap mengharuskan Ishii dan timnya memenuhi semua janji ke backer, meskipun dana yang dijanjikan belum sepenuhnya diterima.

Padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa seluruh dana akan diberikan paling lambat 16 September 2025.

Namun pada kenyataannya, Ubgoe hanya mampu menyerahkan sekitar $38.000, jauh dari total yang seharusnya diterima.

Dampak ke Kreator dan Kepercayaan Publik

Ishii mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Ia juga menyadari bahwa risiko seperti ini ternyata bisa terjadi dalam sistem crowdfunding.

Catatan: Ishii mengungkapkan bahwa ia sebelumnya berasumsi semua pihak dalam sistem ini dapat dipercaya, sesuatu yang kini justru menjadi pelajaran besar.

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan serius soal keamanan dana dan transparansi platform crowdfunding, terutama untuk proyek game indie yang sangat bergantung pada kepercayaan publik.

Alarm untuk Industri Crowdfunding

Kejadian ini bisa jadi peringatan keras bagi industri crowdfunding, khususnya di sektor game.

Bagi kreator, ini menunjukkan pentingnya memahami risiko di balik platform yang digunakan. Sementara bagi backer, kasus ini bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan terhadap proyek serupa di masa depan.

Untuk sekarang, semua mata tertuju pada bagaimana Ubgoe akan menyelesaikan masalah ini, dan apakah dana yang hilang benar-benar bisa kembali.

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.