TECH

|

in this topic.

Startup Pertahanan Uji Drone AI di Ukraina, Occam Kantongi £2,6 Juta

Nathaniel

Rabu, 11 Februari 2026 pukul 19.11

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Occam, startup defence tech asal Inggris, berhasil mengamankan £2,6 juta untuk mengembangkan drone AI otonom yang sedang diuji bersama militer Ukraina. Di tengah perang modern yang didominasi drone, Occam mengklaim teknologinya bisa beroperasi tanpa kontrol manusia terus menerus.

Perang modern makin bergantung pada teknologi. Data riset dari Kyiv Dialogue menyebutkan bahwa 96 persen senjata udara yang digunakan sepanjang 2024 adalah drone.

Di tengah situasi itu, muncul Occam, startup asal Inggris yang fokus pada drone otonom berbasis AI.

Perusahaan ini didirikan tahun 2025 dan kini berhasil mengamankan pendanaan awal sebesar £2,6 juta.

Apa yang Membuat Occam Berbeda?

Sebagian besar drone militer masih dikendalikan manusia secara langsung. Occam mengklaim sistemnya berbeda.

Drone mereka dirancang dengan software otonom yang bisa beroperasi tanpa GPS atau konektivitas eksternal.

Menurut co founder dan CEO Occam, Gui Wainwright, Ukraina bukan pasar uji coba biasa.

“Ukraina adalah lingkungan paling menuntut untuk sistem otonom saat ini. Semua asumsi diuji di bawah tekanan, mulai dari latensi sampai pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jika sistem tidak mampu bekerja di garis depan, maka tidak layak digunakan dalam pertahanan modern.

Didanai Investor Internasional

Pendanaan pre seed ini dipimpin oleh Presto Tech Horizons dengan partisipasi Antler, Freedom Fund dari AS, dan investor Denmark TYR.vc.

Matej Luhovy dari Presto Tech Horizons menyebut Occam mampu bergerak cepat, belajar dari kondisi lapangan, dan melakukan iterasi langsung berdasarkan kebutuhan garis depan.

Ia juga menyoroti kemampuan sistem otonom Occam yang tidak bergantung pada GPS sebagai pembeda utama.

Kolaborasi dengan Ukraina

Occam telah mengikuti evaluasi lapangan melalui platform pertahanan nasional Ukraina bernama Brave1.

Platform ini kini mengejar kerja sama lanjutan dengan Occam.

Hannah Leach dari Antler mengatakan bahwa tim Occam terbukti mampu beradaptasi di lingkungan ekstrem dan bekerja dengan disiplin tinggi di bawah tekanan nyata.

Konflik Ukraina mempercepat inovasi teknologi militer, terutama dalam penggunaan drone dan sistem otonom.

Startup seperti Occam menunjukkan bagaimana software dan AI kini jadi elemen utama dalam pertahanan, bukan hanya perangkat keras.

Namun, pengembangan teknologi semacam ini juga memicu diskusi etis global soal penggunaan sistem otonom dalam perang.

Dengan £2,6 juta pendanaan dan pengujian langsung di medan konflik aktif, Occam memasuki arena defence tech dengan ambisi besar.

Jika teknologinya benar benar terbukti efektif di Ukraina, bukan tidak mungkin sistem otonom seperti ini akan jadi standar baru dalam peperangan modern.

Startup Pertahanan Uji Drone AI di Ukraina, Occam Kantongi £2,6 Juta

Nathaniel

Rabu, 11 Februari 2026 pukul 19.11

TECH

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Occam, startup defence tech asal Inggris, berhasil mengamankan £2,6 juta untuk mengembangkan drone AI otonom yang sedang diuji bersama militer Ukraina. Di tengah perang modern yang didominasi drone, Occam mengklaim teknologinya bisa beroperasi tanpa kontrol manusia terus menerus.

Perang modern makin bergantung pada teknologi. Data riset dari Kyiv Dialogue menyebutkan bahwa 96 persen senjata udara yang digunakan sepanjang 2024 adalah drone.

Di tengah situasi itu, muncul Occam, startup asal Inggris yang fokus pada drone otonom berbasis AI.

Perusahaan ini didirikan tahun 2025 dan kini berhasil mengamankan pendanaan awal sebesar £2,6 juta.

Apa yang Membuat Occam Berbeda?

Sebagian besar drone militer masih dikendalikan manusia secara langsung. Occam mengklaim sistemnya berbeda.

Drone mereka dirancang dengan software otonom yang bisa beroperasi tanpa GPS atau konektivitas eksternal.

Menurut co founder dan CEO Occam, Gui Wainwright, Ukraina bukan pasar uji coba biasa.

“Ukraina adalah lingkungan paling menuntut untuk sistem otonom saat ini. Semua asumsi diuji di bawah tekanan, mulai dari latensi sampai pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jika sistem tidak mampu bekerja di garis depan, maka tidak layak digunakan dalam pertahanan modern.

Didanai Investor Internasional

Pendanaan pre seed ini dipimpin oleh Presto Tech Horizons dengan partisipasi Antler, Freedom Fund dari AS, dan investor Denmark TYR.vc.

Matej Luhovy dari Presto Tech Horizons menyebut Occam mampu bergerak cepat, belajar dari kondisi lapangan, dan melakukan iterasi langsung berdasarkan kebutuhan garis depan.

Ia juga menyoroti kemampuan sistem otonom Occam yang tidak bergantung pada GPS sebagai pembeda utama.

Kolaborasi dengan Ukraina

Occam telah mengikuti evaluasi lapangan melalui platform pertahanan nasional Ukraina bernama Brave1.

Platform ini kini mengejar kerja sama lanjutan dengan Occam.

Hannah Leach dari Antler mengatakan bahwa tim Occam terbukti mampu beradaptasi di lingkungan ekstrem dan bekerja dengan disiplin tinggi di bawah tekanan nyata.

Konflik Ukraina mempercepat inovasi teknologi militer, terutama dalam penggunaan drone dan sistem otonom.

Startup seperti Occam menunjukkan bagaimana software dan AI kini jadi elemen utama dalam pertahanan, bukan hanya perangkat keras.

Namun, pengembangan teknologi semacam ini juga memicu diskusi etis global soal penggunaan sistem otonom dalam perang.

Dengan £2,6 juta pendanaan dan pengujian langsung di medan konflik aktif, Occam memasuki arena defence tech dengan ambisi besar.

Jika teknologinya benar benar terbukti efektif di Ukraina, bukan tidak mungkin sistem otonom seperti ini akan jadi standar baru dalam peperangan modern.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.