DEVELOPERS

|

in this topic.

Google Siap Bawa Semua Game Android ke Windows, Update Gaming Terbesar Sepanjang Sejarahnya

Nathaniel

Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 16.52

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Google akan menghadirkan seluruh game Android ke Windows melalui Google Play Games on PC. Dengan kontrol keyboard, gamepad, dan dukungan developer yang lebih luas, langkah ini bisa mengubah peta gaming PC dan mobile.

Google tampaknya belum menyerah pada ambisinya di dunia game. Meski layanan Google Stadia telah resmi dihentikan, raksasa teknologi ini justru menyiapkan langkah besar baru. Menjelang Game Developers Conference, Google mengumumkan bahwa semua game Android akan bisa dimainkan di Windows melalui platform Google Play Games on PC.

Sejak beta pertamanya dirilis pada 2022, Google Play Games on PC sebenarnya berjalan cukup senyap. Bukan tanpa alasan, karena katalog gamenya tergolong terbatas dan kurang menarik. Padahal, Play Store memiliki ratusan ribu judul. Kini, situasi itu berubah drastis.

Mulai sekarang, setiap game Android otomatis tersedia di Windows, kecuali developer secara aktif memilih untuk tidak ikut serta. Artinya, ribuan game baru akan langsung membanjiri Google Play Games on PC.

Kontrol Lebih Fleksibel dan Label Kualitas

Google menyebut perluasan ini dimungkinkan berkat sistem custom control mapping yang jauh lebih baik. Game berbasis layar sentuh kini bisa dimainkan dengan keyboard dan gamepad, meski kualitas pengalaman tentu akan berbeda-beda tergantung desain gamenya.

Untuk membantu pemain, Google memperkenalkan playability badge. Game yang telah diuji akan diberi label “Playable”, sementara game yang dioptimalkan khusus untuk PC akan mendapat label “Optimized” dan ditampilkan lebih menonjol. Game tanpa label tetap bisa diinstal, tetapi hanya muncul lewat pencarian manual.

Kabar baik lainnya, dukungan untuk perangkat berbasis AMD kini jauh lebih baik, menutup salah satu celah besar selama masa beta.

Fitur Baru dan Akhir Status Beta

Dalam beberapa minggu ke depan, Google Play Games on PC juga akan mendapatkan sidebar baru untuk pengaturan game dan kontrol, serta dukungan multi-account dan multi-instance. Fitur ini memungkinkan pemain menjalankan beberapa game atau akun sekaligus, sesuatu yang selama ini banyak diminta komunitas.

Dengan semua tambahan tersebut, Google mengonfirmasi bahwa status beta akan resmi dihapus pada 2025. Ini menjadi sinyal kuat bahwa layanan ini siap bersaing lebih serius di ekosistem Windows.

Android dan PC Makin Menyatu

Di sisi Android, Google juga ingin mempermudah developer menghadirkan game kelas atas. Kesuksesan judul lintas platform seperti Genshin Impact dan Diablo Immortal menjadi bukti bahwa pasar Android siap untuk game premium.

Google kini memperkenalkan SDK native PC baru, memungkinkan developer merilis game mobile dan PC dalam satu ekosistem Play Store. Bahkan, Google membuka pintu bagi game PC-only untuk didistribusikan lewat Play Games on PC. Sebuah langkah yang secara tidak langsung menantang dominasi platform seperti Steam.

Dari sisi teknologi, Google juga mendorong penggunaan Vulkan sebagai API grafis utama Android. Dengan rendering modern, ray tracing, dan multithreading, proses porting game PC ke Android diharapkan jauh lebih mudah, terutama dengan integrasi mendalam ke engine populer seperti Unity 6.

Game PC Mulai Masuk Android

Google juga meluncurkan program pilot untuk membawa pengalaman PC-first ke Android. Salah satu judulnya, Dredge, sudah tersedia di Play Store dengan harga yang sama seperti versi PC. Menyusul kemudian Totally Accurate Battle Simulator dan Disco Elysium.

Langkah ini menandai perubahan besar. Google tidak lagi sekadar menjadi rumah game mobile kasual, tetapi mulai serius membangun jembatan antara Android dan PC gaming. Tahun 2025 tampaknya akan menjadi periode krusial untuk melihat apakah strategi ini benar-benar mampu mengubah persepsi gamer terhadap ekosistem game Google.

Google Siap Bawa Semua Game Android ke Windows, Update Gaming Terbesar Sepanjang Sejarahnya

Nathaniel

Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 16.52

DEVELOPERS

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Google akan menghadirkan seluruh game Android ke Windows melalui Google Play Games on PC. Dengan kontrol keyboard, gamepad, dan dukungan developer yang lebih luas, langkah ini bisa mengubah peta gaming PC dan mobile.

Google tampaknya belum menyerah pada ambisinya di dunia game. Meski layanan Google Stadia telah resmi dihentikan, raksasa teknologi ini justru menyiapkan langkah besar baru. Menjelang Game Developers Conference, Google mengumumkan bahwa semua game Android akan bisa dimainkan di Windows melalui platform Google Play Games on PC.

Sejak beta pertamanya dirilis pada 2022, Google Play Games on PC sebenarnya berjalan cukup senyap. Bukan tanpa alasan, karena katalog gamenya tergolong terbatas dan kurang menarik. Padahal, Play Store memiliki ratusan ribu judul. Kini, situasi itu berubah drastis.

Mulai sekarang, setiap game Android otomatis tersedia di Windows, kecuali developer secara aktif memilih untuk tidak ikut serta. Artinya, ribuan game baru akan langsung membanjiri Google Play Games on PC.

Kontrol Lebih Fleksibel dan Label Kualitas

Google menyebut perluasan ini dimungkinkan berkat sistem custom control mapping yang jauh lebih baik. Game berbasis layar sentuh kini bisa dimainkan dengan keyboard dan gamepad, meski kualitas pengalaman tentu akan berbeda-beda tergantung desain gamenya.

Untuk membantu pemain, Google memperkenalkan playability badge. Game yang telah diuji akan diberi label “Playable”, sementara game yang dioptimalkan khusus untuk PC akan mendapat label “Optimized” dan ditampilkan lebih menonjol. Game tanpa label tetap bisa diinstal, tetapi hanya muncul lewat pencarian manual.

Kabar baik lainnya, dukungan untuk perangkat berbasis AMD kini jauh lebih baik, menutup salah satu celah besar selama masa beta.

Fitur Baru dan Akhir Status Beta

Dalam beberapa minggu ke depan, Google Play Games on PC juga akan mendapatkan sidebar baru untuk pengaturan game dan kontrol, serta dukungan multi-account dan multi-instance. Fitur ini memungkinkan pemain menjalankan beberapa game atau akun sekaligus, sesuatu yang selama ini banyak diminta komunitas.

Dengan semua tambahan tersebut, Google mengonfirmasi bahwa status beta akan resmi dihapus pada 2025. Ini menjadi sinyal kuat bahwa layanan ini siap bersaing lebih serius di ekosistem Windows.

Android dan PC Makin Menyatu

Di sisi Android, Google juga ingin mempermudah developer menghadirkan game kelas atas. Kesuksesan judul lintas platform seperti Genshin Impact dan Diablo Immortal menjadi bukti bahwa pasar Android siap untuk game premium.

Google kini memperkenalkan SDK native PC baru, memungkinkan developer merilis game mobile dan PC dalam satu ekosistem Play Store. Bahkan, Google membuka pintu bagi game PC-only untuk didistribusikan lewat Play Games on PC. Sebuah langkah yang secara tidak langsung menantang dominasi platform seperti Steam.

Dari sisi teknologi, Google juga mendorong penggunaan Vulkan sebagai API grafis utama Android. Dengan rendering modern, ray tracing, dan multithreading, proses porting game PC ke Android diharapkan jauh lebih mudah, terutama dengan integrasi mendalam ke engine populer seperti Unity 6.

Game PC Mulai Masuk Android

Google juga meluncurkan program pilot untuk membawa pengalaman PC-first ke Android. Salah satu judulnya, Dredge, sudah tersedia di Play Store dengan harga yang sama seperti versi PC. Menyusul kemudian Totally Accurate Battle Simulator dan Disco Elysium.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.