Valve Pastikan Perilisan Steam Machine Masih Tetap Rilis 2026

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Valve kasih update terbaru mengenai rencana perilisan Steam Machine, Console baru yang pertama kali diumumin pada 2025. Perusahaan pastikan kalau device tersebut masih dijadwalkan buat rilis pada tahun 2026, barengan dengan dua produk hardware lainnya: Steam Controller Terbaru dan headset Steam Frame.
Steam Machine digadang-gadang bakal jadi Console dengan spesifikasi kelas next-gen yang mampu jalanin game 4K 60 FPS dengan ray tracing. Valve bahkan berani klaim kalau performanya bisa lebih dari 6x lebih kuat dibanding Steam Deck.
Valve Tegaskan Steam Machine Masih Sesuai Jadwal
Valve baru aja merilis update terbaru dalam laporan Year in Review mereka, yang kasih gambaran tentang rencana besar perusahaan untuk tahun depan.
Dalam laporan disebutin kalau Valve menegaskan bahwa tiga produk hardware utama yang direncanakan untuk 2026 masih akan dirilis sesuai jadwal. Produk tersebut meliputi:
Steam Machine (Console utama)
Steam Controller versi Terbaru
Steam Frame, headset yang berfokus pada pengalaman VR
Walaupun ada berbagai rumor tentang kemungkinan mundurnya jadwal rilis, Valve pastiin kalau seluruh perangkat tersebut masih ditargetkan meluncur sebelum akhir 2026.
Steam Machine Bawa Spesifikasi Next-Gen?
Steam Machine pertama kali dikenalin ke publik pada akhir 2025, sebagai Console baru yang dirancang untuk membawa pengalaman gaming PC ke ruang tamu gamers.
Perangkat ini dikabarin bakalan hadir dengan spesifikasi yang cukup kuat, termasuk:
16 GB DDR5 system RAM
8 GB GDDR6 VRAM
GPU AMD RDNA 3 semi-custom
Dukungan ray tracing
Target performa 4K 60 FPS
Steam Machine juga dikabarin punya opsi varian penyimpanan, yaitu 512 GB dan 2 TB, pilihan yang tujuannya buat kasih gamer yang membutuhkan ruang lebih besar/standart buat koleksi game mereka.
Valve bahkan berani klaim kalau Console ini punya performa lebih dari 6x lipat dibanding Steam Deck, handheld gaming mereka yang cukup populer saat ini.
Valve Akui Ada Masalah Stok Memori
Meski rencana peluncuran masih berjalan, Valve juga berani akuin kalau industri hardware sekarang sedang menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait ketersediaan memori dan storage.
Krisis pasokan RAM dan komponen lain dalam beberapa tahun terakhir cukup pengaruhin banyak perusahaan teknologi. Valve sebuin kalau tantangan ini juga menjadi faktor yang harus mereka perhitungkan dalam produksi hardware baru mereka.
Namun sejauh ini, masalah tersebut belum memengaruhi Valve terkait target peluncuran Steam Machine pada 2026.
Apa Itu Steam Controller Baru dan Headset Steam Frame?
Selain Steam Machine, Valve juga nyiapin dua perangkat baru lainnya yang cukup menarik.
Steam Controller versi terbaru bakal hadirin beberapa peningkatan dari model sebelumnya, seperti:
Dual touchpad
Thumbstick magnetik baru
Desain yang lebih responsif dan tahan lama
Controller ini dirancang untuk memberikan kontrol yang lebih akurat, terutama buat pemain yang terbiasa bermain game PC.
Sementara itu, Steam Frame merupakan headset yang difokuskan pada pengalaman VR dan non-VR gaming. Perangkat ini diklaim bisa terhubung secara wireless ke PC maupun Steam Machine, bikin fleksibilitas lebih bagi pengguna.
Valve sendiri belum ungkapin tanggal rilis spesifik untuk kedua perangkat ini, selain mastiin kalau semuanya bakal hadir dalam jendela waktu peluncuran 2026.
Harga Steam Machine Masih Jadi Spekulasi
Walaupun spesifikasi Steam Machine udah cukup menarik perhatian, satu hal yang masih menjadi tanda tanya besar adalah harga konsol terbaru dari Valve ini. Beberapa bocoran terbaru dari retailer resmi di Republik Ceko sebutin kalau Steam Machine kemungkinan bakal dijual dengan harga mendekati $1.000.
Tapi, harga tersebut masih belum dikonfirmasi secara resmi oleh Valve. Bahkan ada kemungkinan kalau harga final bisa berubah karena kelangkaan RAM dan chip yang masih terjadi di industri teknologi. Valve cuman berani memastikan bahwa pengumuman harga resmi akan disampaikan di kemudian hari.
Valve Masih Kesulitan Memenuhi Permintaan Steam Deck
Pertanyaan terkait peluncuran Steam Machine juga muncul di tengah masalah stok yang masih dialami Valve untuk Steam Deck.
Perangkat handheld tersebut sempat kehabisan stok di Amerika Serikat dan sebagian besar wilayah Eropa karena cukup tingginya permintaan. Selain itu, Valve juga baru aja ngumumin kenaikan harga Steam Deck di beberapa negara Asia, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan.
Dengan kondisi industri yang masih menghadapi keterbatasan komponen, banyak penggemar berharap Valve dapat mengelola produksi dengan baik agar peluncuran Steam Machine berjalan lancar ketika akhirnya dirilis pada 2026.



