Studio Remake Until Dawn Resmi Tutup, Ballistic Moon Akhiri Perjalanan Tanpa Pengumuman

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Studio pengembang remake Until Dawn, Ballistic Moon, resmi ditutup. Penutupan ini terungkap melalui dokumen hukum di Inggris pada Februari 2026.
Remake Until Dawn yang dirilis pada 2024 ternyata menjadi proyek terakhir studio tersebut. Penjualan yang lemah, kritik terhadap perubahan gameplay, serta gelombang PHK internal diduga menjadi faktor utama di balik berakhirnya studio ini.
Ballistic Moon Resmi Dibubarkan
Studio pengembang Ballistic Moon, yang dikenal karena mengerjakan remake Until Dawn, kini resmi ditutup.
Menurut laporan dari Insider Gaming, dokumen hukum yang diajukan ke pemerintah Inggris pada awal Februari 2026 menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah dibubarkan secara resmi.
Penutupan ini terjadi tanpa pernyataan perpisahan atau penjelasan publik dari pihak pimpinan studio.
Studio yang Dibangun oleh Veteran Horror Game
Ballistic Moon didirikan pada tahun 2019 oleh tiga veteran industri game:
Duncan Kershaw
Neil McEwan
Chris Lamb
Ketiganya sebelumnya bekerja di Supermassive Games, studio yang mengembangkan Until Dawn versi original.
Mereka dikenal sebagai orang orang yang membantu mempopulerkan gaya horror sinematik berbasis pilihan pemain, dengan sistem cerita bercabang yang sering disebut sebagai efek “butterfly effect”.
Studio ini kemudian diakuisisi oleh Sony pada tahun 2023.
Remake Until Dawn Jadi Proyek Terakhir
Proyek besar terakhir Ballistic Moon adalah remake dari Until Dawn yang dirilis pada tahun 2024.
Versi ini dibangun ulang menggunakan Frostbite, engine yang dikenal karena teknologi grafisnya yang realistis.
Remake tersebut menghadirkan berbagai perubahan teknis, seperti:
pencahayaan baru
sistem kamera berbeda
visual yang lebih realistis
Namun perubahan tersebut ternyata tidak sepenuhnya diterima oleh pemain.
Kritik Terhadap Perubahan Gameplay
Remake Until Dawn menerima respons yang cukup biasa saja dari kritikus. Game ini memiliki skor 69 di OpenCritic, yang tergolong cukup rendah untuk remake dari game populer.
Beberapa kritik utama yang muncul antara lain:
atmosfer horor dianggap berkurang
visual terlalu realistis hingga menghilangkan nuansa seram
perubahan kamera menjadi third-person modern
Di versi original, game menggunakan kamera sinematik statis yang membuat lingkungan terasa lebih sempit dan menegangkan.
Bagi sebagian pemain, perubahan ini justru menghilangkan rasa klaustrofobik yang menjadi ciri khas game tersebut.
Harga dan Waktu Rilis Jadi Masalah
Selain kritik gameplay, faktor lain yang memengaruhi performa game adalah harga dan waktu rilis. Remake tersebut dijual dengan harga $59.99, sementara versi originalnya masih tersedia dengan harga jauh lebih murah.
Banyak pemain merasa tidak perlu membeli remake untuk game yang bahkan belum berusia satu dekade. Akibatnya, peluncuran game tersebut disebut sangat buruk.
Menurut data True Trophies, jumlah pemain di PlayStation 5 pada minggu pertama 28 persen lebih rendah dibanding peluncuran Concord.
Ini cukup mengejutkan karena Concord sendiri terkenal sebagai game yang ditarik dari pasar hanya dua minggu setelah rilis.
Di platform Steam, performanya juga tidak jauh lebih baik, dengan puncak pemain hanya sekitar 2.607 pemain bersamaan.
Gelombang PHK Sebelum Penutupan
Kondisi studio mulai memburuk setelah penjualan yang mengecewakan.
Penurunan terjadi secara bertahap:
September 2024: sekitar 40 karyawan di-PHK
Desember 2024: sekitar 20 karyawan tambahan diberhentikan
Setelah itu, hanya para pendiri studio dan beberapa staf yang tersisa.
Laporan pada Maret 2025 bahkan menyebut studio tersebut secara praktis sudah tidak aktif.
Penutupan Resmi pada Februari 2026
Akhir resmi Ballistic Moon terjadi ketika dokumen Final Gazette notice ditemukan, yang secara hukum menandakan perusahaan telah dibubarkan pada 3 Februari 2026.
Akibat penutupan ini:
tidak ada lagi tim yang memberikan dukungan teknis
patch atau update kemungkinan besar tidak akan datang
peluang remake lanjutan atau sekuel dari tim ini hampir pasti hilang
Masa Depan Franchise Until Dawn Masih Tidak Jelas
Franchise Until Dawn sendiri masih memiliki potensi.
Tahun lalu bahkan dirilis adaptasi film yang disutradarai oleh David F. Sandberg.
Film tersebut mengambil pendekatan cerita berbeda, dengan konsep time loop di sebuah lembah terpencil.
Namun untuk versi video game, masa depan seri ini sekarang masih penuh tanda tanya.



