GAMING

|

in this topic.

Produser Legendaris Nintendo Kensuke Tanabe Dikabarkan Pensiun Setelah Metroid Prime 4

Nathaniel

Kamis, 22 Januari 2026 pukul 13.12

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Kensuke Tanabe, salah satu figur penting dalam sejarah Nintendo, dilaporkan akan mengakhiri kariernya setelah hampir 40 tahun. Metroid Prime 4 disebut menjadi game terakhir yang ia kerjakan, menandai akhir era penting bagi Metroid dan Paper Mario.

Salah satu produser paling berpengaruh di Nintendo, Kensuke Tanabe, dikabarkan akan memasuki masa pensiun. Informasi ini muncul dari wawancara Tanabe dengan majalah Jepang Nintendo Dream, yang terjemahannya beredar luas di media sosial.

Dalam wawancara tersebut, Tanabe disebut menyatakan bahwa Metroid Prime 4 adalah game terakhirnya di Nintendo. Ia juga menyebut produser Risa Tabata sebagai sosok yang kemungkinan akan melanjutkan seri Metroid Prime jika suatu hari sekuelnya dibuat. Tanabe dan Tabata sebelumnya pernah diwawancarai bersama oleh VGC pada 2020.

Tanabe juga berbagi cerita soal peran karakter antagonis Sylux. Ia mengaku sejak menanam petunjuk tentang Sylux di Metroid Prime 3 dan Metroid Prime: Federation Force, ia sudah ingin suatu hari membuat cerita besar yang mempertemukan Samus Aran dan Sylux secara langsung.

Karena faktor usia, Tanabe menyadari bahwa Metroid Prime 4 mungkin menjadi kesempatan terakhirnya untuk mewujudkan ide tersebut. Ia pun menjadikan game ini sebagai awal dari kisah besar Sylux, meski konflik utama antara Samus dan Sylux sengaja dibiarkan belum benar-benar selesai.

Dalam pernyataannya, Tanabe menegaskan bahwa ia tidak akan lagi terlibat dalam produksi Metroid Prime ke depannya. Ia berharap Risa Tabata dan Retro Studios suatu hari bisa menyelesaikan kisah tersebut sepenuhnya.

Di bagian akhir wawancara, Tanabe juga dikabarkan mengonfirmasi bahwa ia mengakhiri kariernya di Nintendo secara keseluruhan. Ia mengingatkan pembaca bahwa dirinya telah bergabung dengan Nintendo sejak 1986, dan Metroid Prime 4 akan menjadi penutup perjalanan panjangnya.

Selama hampir empat dekade, Tanabe terlibat dalam lebih dari 150 game. Ia memulai karier sebagai sutradara Super Mario Bros. 2, lalu ikut berkontribusi pada game klasik seperti Super Mario Bros. 3, The Legend of Zelda: A Link to the Past, dan The Legend of Zelda: Link’s Awakening.

Pada era 1990-an, Tanabe beralih menjadi produser dan mengawasi banyak proyek kolaborasi eksternal Nintendo, termasuk Pokémon Snap, Star Wars: Shadows of the Empire, dan Eternal Darkness. Di era modern, namanya paling lekat dengan seri Metroid Prime dan Paper Mario.

Pada usia 62 tahun, Tanabe bergabung dengan jajaran kreator senior Nintendo yang mulai mendekati masa pensiun. Di antaranya Shigeru Miyamoto, Yoshio Sakamoto, Takashi Tezuka, Koji Kondo, dan Eiji Aonuma.

Jika laporan ini benar, pensiunnya Kensuke Tanabe akan menjadi momen penting bagi Nintendo. Ia bukan hanya produser, tetapi salah satu arsitek besar yang membentuk identitas game Nintendo lintas generasi.

Produser Legendaris Nintendo Kensuke Tanabe Dikabarkan Pensiun Setelah Metroid Prime 4

Nathaniel

Kamis, 22 Januari 2026 pukul 13.12

GAMING

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Kensuke Tanabe, salah satu figur penting dalam sejarah Nintendo, dilaporkan akan mengakhiri kariernya setelah hampir 40 tahun. Metroid Prime 4 disebut menjadi game terakhir yang ia kerjakan, menandai akhir era penting bagi Metroid dan Paper Mario.

Salah satu produser paling berpengaruh di Nintendo, Kensuke Tanabe, dikabarkan akan memasuki masa pensiun. Informasi ini muncul dari wawancara Tanabe dengan majalah Jepang Nintendo Dream, yang terjemahannya beredar luas di media sosial.

Dalam wawancara tersebut, Tanabe disebut menyatakan bahwa Metroid Prime 4 adalah game terakhirnya di Nintendo. Ia juga menyebut produser Risa Tabata sebagai sosok yang kemungkinan akan melanjutkan seri Metroid Prime jika suatu hari sekuelnya dibuat. Tanabe dan Tabata sebelumnya pernah diwawancarai bersama oleh VGC pada 2020.

Tanabe juga berbagi cerita soal peran karakter antagonis Sylux. Ia mengaku sejak menanam petunjuk tentang Sylux di Metroid Prime 3 dan Metroid Prime: Federation Force, ia sudah ingin suatu hari membuat cerita besar yang mempertemukan Samus Aran dan Sylux secara langsung.

Karena faktor usia, Tanabe menyadari bahwa Metroid Prime 4 mungkin menjadi kesempatan terakhirnya untuk mewujudkan ide tersebut. Ia pun menjadikan game ini sebagai awal dari kisah besar Sylux, meski konflik utama antara Samus dan Sylux sengaja dibiarkan belum benar-benar selesai.

Dalam pernyataannya, Tanabe menegaskan bahwa ia tidak akan lagi terlibat dalam produksi Metroid Prime ke depannya. Ia berharap Risa Tabata dan Retro Studios suatu hari bisa menyelesaikan kisah tersebut sepenuhnya.

Di bagian akhir wawancara, Tanabe juga dikabarkan mengonfirmasi bahwa ia mengakhiri kariernya di Nintendo secara keseluruhan. Ia mengingatkan pembaca bahwa dirinya telah bergabung dengan Nintendo sejak 1986, dan Metroid Prime 4 akan menjadi penutup perjalanan panjangnya.

Selama hampir empat dekade, Tanabe terlibat dalam lebih dari 150 game. Ia memulai karier sebagai sutradara Super Mario Bros. 2, lalu ikut berkontribusi pada game klasik seperti Super Mario Bros. 3, The Legend of Zelda: A Link to the Past, dan The Legend of Zelda: Link’s Awakening.

Pada era 1990-an, Tanabe beralih menjadi produser dan mengawasi banyak proyek kolaborasi eksternal Nintendo, termasuk Pokémon Snap, Star Wars: Shadows of the Empire, dan Eternal Darkness. Di era modern, namanya paling lekat dengan seri Metroid Prime dan Paper Mario.

Pada usia 62 tahun, Tanabe bergabung dengan jajaran kreator senior Nintendo yang mulai mendekati masa pensiun. Di antaranya Shigeru Miyamoto, Yoshio Sakamoto, Takashi Tezuka, Koji Kondo, dan Eiji Aonuma.

Jika laporan ini benar, pensiunnya Kensuke Tanabe akan menjadi momen penting bagi Nintendo. Ia bukan hanya produser, tetapi salah satu arsitek besar yang membentuk identitas game Nintendo lintas generasi.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.