
GAMING
|
in this topic.
GTA 6 Terancam Dilarang di Rusia, Seruan Larangan Picu Kontroversi
Nathaniel
Kamis, 22 Januari 2026 pukul 13.27

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Menjelang rilis GTA 6, muncul seruan pelarangan di Rusia terkait isu konten imoral. Pernyataan ini datang dari tokoh nonpemerintah dan memicu perdebatan tentang sensor, pasar besar Rusia, serta kemungkinan versi khusus untuk wilayah tersebut.
Antusiasme global untuk Grand Theft Auto VI berada di puncak. Namun, ada potensi hambatan di Eropa. Rusia disebut bisa saja membatasi atau melarang penjualan game ini, sebuah kabar yang membuat sebagian penggemar khawatir.
Isu ini mencuat setelah laporan Comicbook.com yang mengutip sumber lokal Rusia. Wakil ketua World Russian Peoples Council, Mikhail Ivanov, menyatakan kekhawatiran bahwa GTA 6 dapat memengaruhi remaja dengan konten yang dianggap imoral. Ia bukan pejabat pemerintah, namun pernyataannya tetap memicu diskusi luas.
Ivanov menyarankan agar Rockstar Games menghapus konten tertentu atau menghadirkan versi khusus untuk pasar Rusia. Ia menyoroti dugaan keberadaan adegan tarian pria dan menyebutnya melanggar nilai moral. Pernyataan ini mengulang narasi lama yang kerap menyalahkan video game atas dampak sosial, khususnya terkait kekerasan dan konten dewasa.
Perlu dicatat, Rusia memiliki populasi besar di wilayah Eropa, sehingga jika pembatasan terjadi, dampaknya signifikan bagi basis pemain. Namun, GTA dikenal sebagai seri dengan rating dewasa, dan pengalaman seperti tarian di seri sebelumnya bersifat opsional.
Pertanyaan besar muncul. Apakah GTA 6 benar-benar akan dilarang di Rusia. Banyak analis menilai kecil kemungkinannya. Induk Rockstar, Take-Two Interactive, tentu mempertimbangkan nilai pasar. Di sisi lain, Rockstar juga jarang memotong konten inti demi satu wilayah.
Untuk saat ini, belum ada keputusan resmi. Semua mata tertuju pada perkembangan berikutnya menjelang rilis. Kontroversi ini menambah daftar perdebatan yang selalu menyertai seri GTA sejak awal.
Similar Articles
NEWS
Pendapatan Game Mobile Global Capai 81,8 Miliar Dolar di 2025, App Non-Game Melaju Lebih Kencang
GAMING
•

NEWS
Netflix Fokus ke Cloud Gaming, Co-CEO Akui Masih Banyak PR Jelang 2026
GAMING
•

NEWS
Riot Games Gandeng Movember, Kesehatan Mental Jadi Fokus Esports EMEA
GAMING
•

NEWS
GTA 6 Terancam Dilarang di Rusia, Seruan Larangan Picu Kontroversi
GAMING
•

NEWS
ARC Raiders Tutup Eksploit Penting, Pemain Masih Simpan Kekhawatiran
GAMING
•

ALSO READ


GTA 6 Terancam Dilarang di Rusia, Seruan Larangan Picu Kontroversi
Nathaniel
Kamis, 22 Januari 2026 pukul 13.27
GAMING
|
in this topic.
Ringkasan
Dibuat oleh AI
Menjelang rilis GTA 6, muncul seruan pelarangan di Rusia terkait isu konten imoral. Pernyataan ini datang dari tokoh nonpemerintah dan memicu perdebatan tentang sensor, pasar besar Rusia, serta kemungkinan versi khusus untuk wilayah tersebut.
Antusiasme global untuk Grand Theft Auto VI berada di puncak. Namun, ada potensi hambatan di Eropa. Rusia disebut bisa saja membatasi atau melarang penjualan game ini, sebuah kabar yang membuat sebagian penggemar khawatir.
Isu ini mencuat setelah laporan Comicbook.com yang mengutip sumber lokal Rusia. Wakil ketua World Russian Peoples Council, Mikhail Ivanov, menyatakan kekhawatiran bahwa GTA 6 dapat memengaruhi remaja dengan konten yang dianggap imoral. Ia bukan pejabat pemerintah, namun pernyataannya tetap memicu diskusi luas.
Ivanov menyarankan agar Rockstar Games menghapus konten tertentu atau menghadirkan versi khusus untuk pasar Rusia. Ia menyoroti dugaan keberadaan adegan tarian pria dan menyebutnya melanggar nilai moral. Pernyataan ini mengulang narasi lama yang kerap menyalahkan video game atas dampak sosial, khususnya terkait kekerasan dan konten dewasa.
Perlu dicatat, Rusia memiliki populasi besar di wilayah Eropa, sehingga jika pembatasan terjadi, dampaknya signifikan bagi basis pemain. Namun, GTA dikenal sebagai seri dengan rating dewasa, dan pengalaman seperti tarian di seri sebelumnya bersifat opsional.
Pertanyaan besar muncul. Apakah GTA 6 benar-benar akan dilarang di Rusia. Banyak analis menilai kecil kemungkinannya. Induk Rockstar, Take-Two Interactive, tentu mempertimbangkan nilai pasar. Di sisi lain, Rockstar juga jarang memotong konten inti demi satu wilayah.
Untuk saat ini, belum ada keputusan resmi. Semua mata tertuju pada perkembangan berikutnya menjelang rilis. Kontroversi ini menambah daftar perdebatan yang selalu menyertai seri GTA sejak awal.
Similar Articles
NEWS
Pendapatan Game Mobile Global Capai 81,8 Miliar Dolar di 2025, App Non-Game Melaju Lebih Kencang
GAMING
•

NEWS
Pendapatan Game Mobile Global Capai 81,8 Miliar Dolar di 2025, App Non-Game Melaju Lebih Kencang
GAMING
•

NEWS
Netflix Fokus ke Cloud Gaming, Co-CEO Akui Masih Banyak PR Jelang 2026
GAMING
•

NEWS
Netflix Fokus ke Cloud Gaming, Co-CEO Akui Masih Banyak PR Jelang 2026
GAMING
•

NEWS
Riot Games Gandeng Movember, Kesehatan Mental Jadi Fokus Esports EMEA
GAMING
•

NEWS
Riot Games Gandeng Movember, Kesehatan Mental Jadi Fokus Esports EMEA
GAMING
•

NEWS
GTA 6 Terancam Dilarang di Rusia, Seruan Larangan Picu Kontroversi
GAMING
•

NEWS
GTA 6 Terancam Dilarang di Rusia, Seruan Larangan Picu Kontroversi
GAMING
•

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.