Highguard Resmi Tutup Hari Ini, Hanya Bertahan 45 Hari Setelah Rilis

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Game shooter Highguard resmi menghentikan operasinya hari ini setelah hanya sekitar satu setengah bulan sejak peluncuran. Meski sempat menarik hampir 100.000 pemain di Steam saat rilis, jumlah pemainnya anjlok drastis hingga hanya ratusan pemain dalam waktu singkat.
Highguard Resmi Tutup Server
Game shooter Highguard resmi menghentikan layanannya hari ini, 12 Maret.
Game tersebut pertama kali dirilis sekitar 45 hari lalu untuk:
PlayStation 5
Xbox Series X and Series S
PC
Developer Wildlight Entertainment sebelumnya telah mengumumkan bahwa server game akan dimatikan secara permanen pada tanggal tersebut.
Sebelum penutupan, game ini juga sudah dihapus dari berbagai toko digital seperti Steam dan PlayStation Store.
Bergabung dengan Game yang Tutup Cepat
Dengan penutupan ini, Highguard bergabung dengan sejumlah game lain yang gagal bertahan lama setelah rilis, seperti:
Concord
The Day Before
Radical Heights
Game game tersebut juga terkenal karena berhenti beroperasi hanya beberapa minggu setelah peluncurannya.
Penurunan Pemain yang Drastis
Saat pertama kali dirilis, Highguard sempat mencapai hampir 100.000 pemain bersamaan di Steam.
Namun popularitas tersebut tidak bertahan lama.
Dalam waktu sekitar satu bulan, jumlah pemain aktif di Steam turun drastis hingga hanya sekitar 600 pemain.
Meski demikian, pihak developer mengatakan game ini sempat menarik sekitar 2 juta pemain di seluruh platform saat peluncurannya.
Dikembangkan oleh Veteran Industri
Menariknya, proyek ini dikerjakan oleh tim berpengalaman.
Beberapa developer di Wildlight Entertainment sebelumnya pernah terlibat dalam pengembangan game besar seperti:
Apex Legends
Titanfall
Call of Duty
Namun pengalaman tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan proyek ini dari kegagalan besar.
PHK dan Masa Depan Studio
Setelah jumlah pemain menurun drastis, Wildlight Entertainment juga melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sebagian karyawan.
Studio tersebut kemudian menyatakan bahwa tim kecil yang tersisa akan tetap mencoba mendukung game tersebut.
Bahkan sutradara game, Chad Grenier, sempat mengatakan bahwa jumlah pemain “tidak terlalu penting” bagi masa depan game tersebut.
Namun kenyataannya, dukungan untuk game tidak dapat bertahan lama.
Update Besar yang Datang Terlambat
Menariknya, hanya satu minggu sebelum penutupan server, developer masih merilis update besar pada 4 Maret.
Update tersebut menambahkan berbagai fitur baru, termasuk:
sistem skill tree baru
Warden baru
senjata baru
sistem progres akun
Meskipun begitu, banyak pemain menganggap update ini terasa sia sia karena game tersebut hanya memiliki waktu hidup sekitar satu minggu setelah patch dirilis.
Penutupan ini menandai berakhirnya perjalanan Highguard, yang awalnya direncanakan untuk mendapat dukungan jangka panjang dari pengembangnya.




