GAMING

|

in this topic.

Fortnite Larang Roda Hadiah Berbayar, Menyusul Kontroversi Steal the Brainrot

Nathaniel

Selasa, 20 Januari 2026 pukul 12.52

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Epic Games memperketat aturan Fortnite Creative dengan melarang transaksi yang memengaruhi roda hadiah. Kebijakan ini datang tak lama setelah Steal the Brainrot menjual spin berbayar, yang dinilai mirip praktik judi dan menuai kritik luas.

Fortnite kembali mengubah aturannya. Epic Games mengumumkan larangan baru yang menutup celah transaksi roda hadiah berbayar di game pihak ketiga. Aturan ini diumumkan lewat X dan subreddit Fortnite Creative, dan akan berlaku mulai 20 Januari.

Aturan tersebut melarang transaksi di dalam map yang secara langsung atau tidak langsung memengaruhi roda hadiah. Contohnya termasuk menjual spin, meningkatkan peluang menang, atau item apa pun yang bisa ditukar dengan kesempatan memutar roda hadiah.

Epic juga merinci contoh transaksi yang kini dilarang di dokumentasi pengembang. Di antaranya adalah boost keberuntungan untuk meningkatkan hasil roda hadiah, konten dalam game yang digunakan untuk membeli spin, serta paket spin tunggal atau bundel spin.

Meski tidak menyebut nama secara eksplisit, kebijakan ini sangat berkaitan dengan kontroversi Steal the Brainrot. Beberapa hari sebelumnya, game ini memanfaatkan perubahan aturan lama yang mulai berlaku 9 Januari, saat Epic mengizinkan kreator menjual item langsung di dalam game demi membuat Fortnite lebih mirip Roblox.

Steal the Brainrot bergerak cepat. Game populer ini menjual bundle “Present Rot” seharga 4.900 V-Bucks, setara hampir 37 dolar AS. Yang paling menuai kritik adalah peluncuran roda hadiah virtual, di mana pemain bisa membayar 100 V-Bucks per spin untuk mendapatkan efek dalam game atau sejumlah kecil mata uang.

Langkah ini memicu reaksi keras dari komunitas. Konten kreator Fortnite, Moon, menilai praktik tersebut berbahaya karena menargetkan pemain muda. Ia menyebut pemain anak-anak berisiko menghabiskan ribuan V-Bucks hanya demi peluang mendapatkan item yang lebih baik, lalu terjebak dalam pola belanja berulang.

Larangan baru ini memang tidak diberi nama khusus, tetapi arahnya jelas. Steal the Brainrot menjadi contoh terbesar dari praktik roda hadiah berbayar dan audiensnya cenderung lebih muda, sehingga sorotan publik menjadi sangat kuat.

Menanggapi situasi ini, manajer komunikasi senior Epic Games, Brian Sharon, mengatakan kepada PC Gamer bahwa Epic akan terus meninjau praktik pengembang dan memperbarui aturan ekosistem jika diperlukan.

Keputusan ini menegaskan sikap Epic untuk menjaga Fortnite Creative tetap aman dan adil, terutama bagi pemain muda. Dengan aturan baru ini, roda hadiah berbayar yang menyerupai judi kini resmi dilarang, dan kreator harus mencari cara monetisasi lain yang lebih bertanggung jawab.

Fortnite Larang Roda Hadiah Berbayar, Menyusul Kontroversi Steal the Brainrot

Nathaniel

Selasa, 20 Januari 2026 pukul 12.52

GAMING

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Epic Games memperketat aturan Fortnite Creative dengan melarang transaksi yang memengaruhi roda hadiah. Kebijakan ini datang tak lama setelah Steal the Brainrot menjual spin berbayar, yang dinilai mirip praktik judi dan menuai kritik luas.

Fortnite kembali mengubah aturannya. Epic Games mengumumkan larangan baru yang menutup celah transaksi roda hadiah berbayar di game pihak ketiga. Aturan ini diumumkan lewat X dan subreddit Fortnite Creative, dan akan berlaku mulai 20 Januari.

Aturan tersebut melarang transaksi di dalam map yang secara langsung atau tidak langsung memengaruhi roda hadiah. Contohnya termasuk menjual spin, meningkatkan peluang menang, atau item apa pun yang bisa ditukar dengan kesempatan memutar roda hadiah.

Epic juga merinci contoh transaksi yang kini dilarang di dokumentasi pengembang. Di antaranya adalah boost keberuntungan untuk meningkatkan hasil roda hadiah, konten dalam game yang digunakan untuk membeli spin, serta paket spin tunggal atau bundel spin.

Meski tidak menyebut nama secara eksplisit, kebijakan ini sangat berkaitan dengan kontroversi Steal the Brainrot. Beberapa hari sebelumnya, game ini memanfaatkan perubahan aturan lama yang mulai berlaku 9 Januari, saat Epic mengizinkan kreator menjual item langsung di dalam game demi membuat Fortnite lebih mirip Roblox.

Steal the Brainrot bergerak cepat. Game populer ini menjual bundle “Present Rot” seharga 4.900 V-Bucks, setara hampir 37 dolar AS. Yang paling menuai kritik adalah peluncuran roda hadiah virtual, di mana pemain bisa membayar 100 V-Bucks per spin untuk mendapatkan efek dalam game atau sejumlah kecil mata uang.

Langkah ini memicu reaksi keras dari komunitas. Konten kreator Fortnite, Moon, menilai praktik tersebut berbahaya karena menargetkan pemain muda. Ia menyebut pemain anak-anak berisiko menghabiskan ribuan V-Bucks hanya demi peluang mendapatkan item yang lebih baik, lalu terjebak dalam pola belanja berulang.

Larangan baru ini memang tidak diberi nama khusus, tetapi arahnya jelas. Steal the Brainrot menjadi contoh terbesar dari praktik roda hadiah berbayar dan audiensnya cenderung lebih muda, sehingga sorotan publik menjadi sangat kuat.

Menanggapi situasi ini, manajer komunikasi senior Epic Games, Brian Sharon, mengatakan kepada PC Gamer bahwa Epic akan terus meninjau praktik pengembang dan memperbarui aturan ekosistem jika diperlukan.

Keputusan ini menegaskan sikap Epic untuk menjaga Fortnite Creative tetap aman dan adil, terutama bagi pemain muda. Dengan aturan baru ini, roda hadiah berbayar yang menyerupai judi kini resmi dilarang, dan kreator harus mencari cara monetisasi lain yang lebih bertanggung jawab.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.