GAMING

|

in this topic.

EA Tutup Game AAA Secara Permanen dalam 24 Jam, Anthem Resmi Tamat

Nathaniel

Senin, 12 Januari 2026 pukul 13.37

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Electronic Arts resmi menutup Anthem pada 12 Januari 2026. Karena berbasis online-only, game ini akan hilang sepenuhnya dan menjadi salah satu penutupan game AAA paling cepat di awal 2026.

Electronic Arts, atau Electronic Arts, akan menutup satu game AAA secara permanen dalam waktu kurang dari 24 jam. Penutupan ini dijadwalkan pada 12 Januari 2026 dan menandai shutdown besar pertama di industri game tahun ini. Game yang dimaksud adalah Anthem, karya BioWare yang rilis pada 2019.

Begitu server dimatikan, Anthem akan sepenuhnya tidak bisa dimainkan. Tidak ada mode offline, tidak ada workaround, dan tidak ada penyelamatan progres. Bahkan pemain yang masih memiliki salinan fisik pun tidak bisa mengakses kontennya. Anthem sendiri sudah dihapus dari toko digital sejak musim panas 2025, jadi kesempatan “mencoba sebelum tutup” hampir tidak ada.

Bagi banyak gamer, Anthem adalah salah satu simbol kegagalan besar era live service. Game ini sempat menjadi topik panas di 2019, bukan karena kesuksesan, melainkan karena betapa jauhnya hasil akhir dari janji awal. Dunia yang indah, sistem terbang yang keren, tetapi konten dangkal, bug teknis, dan arah desain yang tidak jelas membuatnya cepat ditinggalkan pemain.

Anthem juga menandai titik terendah BioWare dalam satu dekade terakhir. Setelah sukses besar lewat Dragon Age: Inquisition, studio ini kesulitan bangkit. Mass Effect: Andromeda mengecewakan penggemar, meski masih bisa dibilang “cukup layak”. Namun Anthem adalah kegagalan total, dengan skor 54 di Metacritic dan dukungan pascarilis yang nyaris langsung dihentikan.

Situasi semakin buruk ketika BioWare kembali tersandung lewat Dragon Age: The Veilguard, yang dianggap sebagai salah satu flop terbesar generasi ini. Jika Mass Effect masih bisa bertahan setelah Andromeda, masa depan Dragon Age justru terasa jauh lebih suram.

Yang membuat Anthem terasa lebih tragis adalah keputusan awalnya. BioWare dipaksa atau memilih untuk membuat game live service online, genre yang sama sekali bukan keahlian mereka. Hasilnya adalah game dengan ide menarik tetapi tanpa fondasi yang kuat. Fakta bahwa server Anthem bertahan hingga 2026 justru terasa mengejutkan bagi sebagian orang.

Mulai 12 Januari, Anthem akan benar-benar hilang. Tidak bisa dimainkan, tidak bisa diakses, dan perlahan hanya tinggal kenangan. Sebuah pengingat pahit bahwa game online-only, sebesar apa pun anggarannya, tetap bisa lenyap selamanya.

EA Tutup Game AAA Secara Permanen dalam 24 Jam, Anthem Resmi Tamat

Nathaniel

Senin, 12 Januari 2026 pukul 13.37

GAMING

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Electronic Arts resmi menutup Anthem pada 12 Januari 2026. Karena berbasis online-only, game ini akan hilang sepenuhnya dan menjadi salah satu penutupan game AAA paling cepat di awal 2026.

Electronic Arts, atau Electronic Arts, akan menutup satu game AAA secara permanen dalam waktu kurang dari 24 jam. Penutupan ini dijadwalkan pada 12 Januari 2026 dan menandai shutdown besar pertama di industri game tahun ini. Game yang dimaksud adalah Anthem, karya BioWare yang rilis pada 2019.

Begitu server dimatikan, Anthem akan sepenuhnya tidak bisa dimainkan. Tidak ada mode offline, tidak ada workaround, dan tidak ada penyelamatan progres. Bahkan pemain yang masih memiliki salinan fisik pun tidak bisa mengakses kontennya. Anthem sendiri sudah dihapus dari toko digital sejak musim panas 2025, jadi kesempatan “mencoba sebelum tutup” hampir tidak ada.

Bagi banyak gamer, Anthem adalah salah satu simbol kegagalan besar era live service. Game ini sempat menjadi topik panas di 2019, bukan karena kesuksesan, melainkan karena betapa jauhnya hasil akhir dari janji awal. Dunia yang indah, sistem terbang yang keren, tetapi konten dangkal, bug teknis, dan arah desain yang tidak jelas membuatnya cepat ditinggalkan pemain.

Anthem juga menandai titik terendah BioWare dalam satu dekade terakhir. Setelah sukses besar lewat Dragon Age: Inquisition, studio ini kesulitan bangkit. Mass Effect: Andromeda mengecewakan penggemar, meski masih bisa dibilang “cukup layak”. Namun Anthem adalah kegagalan total, dengan skor 54 di Metacritic dan dukungan pascarilis yang nyaris langsung dihentikan.

Situasi semakin buruk ketika BioWare kembali tersandung lewat Dragon Age: The Veilguard, yang dianggap sebagai salah satu flop terbesar generasi ini. Jika Mass Effect masih bisa bertahan setelah Andromeda, masa depan Dragon Age justru terasa jauh lebih suram.

Yang membuat Anthem terasa lebih tragis adalah keputusan awalnya. BioWare dipaksa atau memilih untuk membuat game live service online, genre yang sama sekali bukan keahlian mereka. Hasilnya adalah game dengan ide menarik tetapi tanpa fondasi yang kuat. Fakta bahwa server Anthem bertahan hingga 2026 justru terasa mengejutkan bagi sebagian orang.

Mulai 12 Januari, Anthem akan benar-benar hilang. Tidak bisa dimainkan, tidak bisa diakses, dan perlahan hanya tinggal kenangan. Sebuah pengingat pahit bahwa game online-only, sebesar apa pun anggarannya, tetap bisa lenyap selamanya.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.