ESPORTS

|

in this topic.

Dominasi Dunia di M Series Mobile Legends, Dari EVOS Hingga Aurora Gaming

Nathaniel

Kamis, 05 Februari 2026 pukul 10.17

Ringkasan

Dibuat oleh AI

M Series Mobile Legends adalah turnamen dunia paling prestisius di MLBB. Dimulai dari M1 yang dimenangkan EVOS Legends hingga M7 yang kembali dikuasai tim Filipina, Aurora Gaming. Setiap edisi menghadirkan cerita dramatis sekaligus skin eksklusif bertema juara dan event. Filipina tercatat mendominasi sejak M2 hingga M7, sementara Indonesia hanya meraih gelar di M1.

Awal Sejarah dan Kejayaan Indonesia di M1

Turnamen dunia MLBB dimulai lewat M1 World Championship yang digelar di Kuala Lumpur. Momen paling ikonik tentu saja All Indonesian Final antara EVOS Legends melawan RRQ Hoshi.

Final super dramatis berakhir 4-3 untuk EVOS, sekaligus melahirkan status “World Champion” pertama untuk Indonesia.
Sebagai perayaan, Moonton merilis skin juara Harith EVOS Legends dengan tema futuristik biru, serta skin M-Series Aldous King of Supremacy.

Era Dominasi Filipina dari M2 Sampai M7

Mulai M2 World Championship, peta kekuatan dunia berubah. Tim Filipina mulai mendominasi secara konsisten.

Bren Esports membuka era baru lewat kemenangan dramatis atas Burmese Ghouls. Lalu di M3 World Championship, Blacklist International mencuri perhatian dengan strategi Meta UBE dan menang telak 4-0 di final.

Dominasi berlanjut di M4 World Championship saat ECHO menghabisi Blacklist di Jakarta, lalu AP.Bren mencetak sejarah di M5 World Championship sebagai tim pertama peraih dua gelar M Series.

M6 kembali dikuasai Filipina lewat Fnatic ONIC PH, dan puncaknya di M7 World Championship, Aurora Gaming menghancurkan Alter Ego 4-0 di Jakarta dengan format Swiss Stage yang lebih dinamis.

Image 1

Skin Eksklusif yang Jadi Simbol Kejayaan

Setiap M Series selalu hadir dengan skin spesial:

  • M1: Harith EVOS Legends + Aldous King of Supremacy

  • M2: Lancelot Bren Esports + Clint Shadow Omen

  • M3: Estes Blacklist International + Roger Phantom Ranger & Fiend Hunter (Prime)

  • M4: Chou ECHO + Beatrix Light Chaser & Stellar Brilliance (Prime)

  • M5: Brody AP.Bren (plus Paquito) + Yu Zhong Dragon’s Shade & Cosmic Dragon (Prime)

  • M6: Joy Fnatic ONIC PH + Claude Challenger’s Spark & Cosmic Blaze (Prime)

  • M7: Skin juara Aurora (belum diumumkan) + Granger Thunder Ascendant & Cosmic Finality (Prime)

Skin ini bukan cuma kosmetik, tapi juga simbol sejarah tiap era M Series.

Dominasi Filipina sejak M2 membuktikan perkembangan sistem pelatihan dan strategi mereka yang sangat matang. Sementara Indonesia masih terus berjuang mengulang kejayaan EVOS di M1.

M Series kini bukan sekadar turnamen, tapi sudah jadi panggung global yang menentukan arah meta dan prestise tertinggi di Mobile Legends.

Dominasi Dunia di M Series Mobile Legends, Dari EVOS Hingga Aurora Gaming

Nathaniel

Kamis, 05 Februari 2026 pukul 10.17

ESPORTS

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

M Series Mobile Legends adalah turnamen dunia paling prestisius di MLBB. Dimulai dari M1 yang dimenangkan EVOS Legends hingga M7 yang kembali dikuasai tim Filipina, Aurora Gaming. Setiap edisi menghadirkan cerita dramatis sekaligus skin eksklusif bertema juara dan event. Filipina tercatat mendominasi sejak M2 hingga M7, sementara Indonesia hanya meraih gelar di M1.

Awal Sejarah dan Kejayaan Indonesia di M1

Turnamen dunia MLBB dimulai lewat M1 World Championship yang digelar di Kuala Lumpur. Momen paling ikonik tentu saja All Indonesian Final antara EVOS Legends melawan RRQ Hoshi.

Final super dramatis berakhir 4-3 untuk EVOS, sekaligus melahirkan status “World Champion” pertama untuk Indonesia.
Sebagai perayaan, Moonton merilis skin juara Harith EVOS Legends dengan tema futuristik biru, serta skin M-Series Aldous King of Supremacy.

Era Dominasi Filipina dari M2 Sampai M7

Mulai M2 World Championship, peta kekuatan dunia berubah. Tim Filipina mulai mendominasi secara konsisten.

Bren Esports membuka era baru lewat kemenangan dramatis atas Burmese Ghouls. Lalu di M3 World Championship, Blacklist International mencuri perhatian dengan strategi Meta UBE dan menang telak 4-0 di final.

Dominasi berlanjut di M4 World Championship saat ECHO menghabisi Blacklist di Jakarta, lalu AP.Bren mencetak sejarah di M5 World Championship sebagai tim pertama peraih dua gelar M Series.

M6 kembali dikuasai Filipina lewat Fnatic ONIC PH, dan puncaknya di M7 World Championship, Aurora Gaming menghancurkan Alter Ego 4-0 di Jakarta dengan format Swiss Stage yang lebih dinamis.

Image 1

Skin Eksklusif yang Jadi Simbol Kejayaan

Setiap M Series selalu hadir dengan skin spesial:

  • M1: Harith EVOS Legends + Aldous King of Supremacy

  • M2: Lancelot Bren Esports + Clint Shadow Omen

  • M3: Estes Blacklist International + Roger Phantom Ranger & Fiend Hunter (Prime)

  • M4: Chou ECHO + Beatrix Light Chaser & Stellar Brilliance (Prime)

  • M5: Brody AP.Bren (plus Paquito) + Yu Zhong Dragon’s Shade & Cosmic Dragon (Prime)

  • M6: Joy Fnatic ONIC PH + Claude Challenger’s Spark & Cosmic Blaze (Prime)

  • M7: Skin juara Aurora (belum diumumkan) + Granger Thunder Ascendant & Cosmic Finality (Prime)

Skin ini bukan cuma kosmetik, tapi juga simbol sejarah tiap era M Series.

Dominasi Filipina sejak M2 membuktikan perkembangan sistem pelatihan dan strategi mereka yang sangat matang. Sementara Indonesia masih terus berjuang mengulang kejayaan EVOS di M1.

M Series kini bukan sekadar turnamen, tapi sudah jadi panggung global yang menentukan arah meta dan prestise tertinggi di Mobile Legends.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.