Developer Gang of Dragon Kehilangan Pendanaan dari NetEase, Game Terancam Batal

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Sayangnya, kabar kurang enak datang dari proyek game Gang of Dragon. Dikabarin, kalau studio yang jadi developer utama di game ini, Nagoshi Studio, kehilangan support pendanaan dari perusahaan raksasa game asal Tiongkok, NetEase.
Jika studio tersebut nggak segera dapatkan investor baru dalam waktu dekat, ada kemungkinan studio tersebut bisa ditutup dan berujung ke pembatalan pengembangan game Gang of Dragon. Situasi ini ciptakan rasa khawatir bagi para gamer yang selama ini udah nungguin game baru dari kreator seri Yakuza.
Pendanaan Gang of Dragon Dilaporkan Dihentikan NetEase
Seri Yakuza sudah hampir dua dekade menjadi salah satu franchise game aksi kriminal paling populer di industri game. Walaupun kreatornya, Toshihiro Nagoshi, sudah tidak lagi bekerja di studio lama yang mengembangkan seri tersebut, proyek game barunya tetap menarik perhatian banyak penggemar.
Game tersebut adalah Gang of Dragon, proyek terbaru dari Nagoshi Studio. Namun baru-baru ini muncul kabar bahwa studio tersebut sedang menghadapi masalah serius karena NetEase dikabarkan menghentikan pendanaan mereka.
Jika situasi ini tidak berubah, studio tersebut bahkan berisiko menutup operasionalnya paling cepat sekitar bulan Mei mendatang.
Butuh Dana Tambahan Hingga Puluhan Juta Dolar
Menurut laporan dari Bloomberg, keputusan NetEase untuk menghentikan pendanaan terjadi karena proyek Gang of Dragon membutuhkan tambahan biaya sekitar 7 miliar yen, atau sekitar 44 juta dolar AS, agar pengembangannya bisa selesai.
Selama ini, NetEase merupakan sumber pendanaan utama bagi Nagoshi Studio sejak studio tersebut didirikan. Tanpa dukungan finansial dari perusahaan tersebut, pengembangan game menjadi sangat terancam.
Saat ini, Nagoshi disebut sedang mencoba mencari investor atau publisher baru untuk melanjutkan proyek tersebut. Namun sampai sekarang belum ada laporan bahwa mereka berhasil mendapatkan pendanaan pengganti.
Risiko Studio Tutup dan Game Batal
Jika Nagoshi Studio tidak berhasil menemukan sumber pendanaan baru sebelum proyeknya selesai, kemungkinan besar studio tersebut akan ditutup dan game Gang of Dragon ikut dibatalkan.
Kondisi ini tentu akan menjadi kabar yang sangat mengecewakan bagi banyak gamer, terutama karena game tersebut baru saja diperkenalkan secara resmi pada The Game Awards 2025 dan langsung menarik perhatian publik.
Hingga saat ini, pihak developer masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai masa depan studio maupun status pengembangan game tersebut.
NetEase Sedang Mengurangi Investasi di Studio Global
Masalah ini juga menjadi bagian dari perubahan strategi yang sedang dilakukan oleh NetEase.
Pada awal 2025, CEO NetEase William Ding disebut mendorong perusahaan untuk lebih fokus pada proyek-proyek tertentu saja, sehingga anggaran untuk beberapa studio di luar Tiongkok mulai dikurangi.
Akibat kebijakan tersebut, beberapa studio game lain yang sebelumnya didanai oleh NetEase juga mengalami masalah serupa, bahkan ada yang akhirnya harus menutup operasional mereka.
Dengan kondisi industri game yang sedang menghadapi berbagai tantangan finansial, masa depan Gang of Dragon kini masih belum jelas dan bergantung pada apakah Nagoshi Studio bisa menemukan dukungan finansial baru.



