GAMING

|

in this topic.

Arc Raiders Disorot karena Late Spawn, Developer Akui Menyebalkan tapi Dianggap Penting

Nathaniel

Rabu, 21 Januari 2026 pukul 13.10

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Embark Studios menanggapi kritik pemain Arc Raiders soal late spawn. Meski dianggap menguntungkan secara ekonomi, developer mengakui sistem ini sering merusak tujuan utama pemain dan sedang dievaluasi.

Developer Arc Raiders, Embark Studios, akhirnya buka suara soal keluhan pemain terkait sistem late spawn. Sistem ini kerap memasukkan pemain ke dalam raid yang sudah berjalan, dengan sisa waktu hanya sekitar 17 hingga 25 menit.

Design lead Embark, Virgil Watkins, mengakui sistem tersebut sering terasa menjengkelkan. Banyak pemain masuk raid dengan tujuan jelas, namun langsung gagal karena target sudah diselesaikan pemain lain yang spawn lebih awal.

Dalam wawancara dengan GamesRadar+, Watkins mengatakan Embark sadar betul dengan rasa frustrasi itu. Ia menyebut situasi seperti masuk untuk menyelesaikan trial atau event tertentu lalu tidak punya cukup waktu memang terasa buruk dan sering membuat pemain langsung keluar dari raid.

Namun dari sisi data internal, Embark menemukan fakta yang bertolak belakang dengan persepsi pemain. Menurut Watkins, pemain yang masuk terlambat justru mendapat keuntungan ekonomi lebih besar. Raid yang sudah berjalan biasanya lebih sepi, menyisakan loot dari pertempuran sebelumnya, drone besar yang masih aktif, dan area bernilai tinggi yang lebih mudah diakses.

Watkins menjelaskan bahwa tujuan awal late spawn adalah menjaga raid tetap hidup. Tanpa sistem ini, sebagian besar pemain akan keluar setelah 10 menit pertama, membuat sisa raid terasa kosong dan kehilangan ketegangan. Dengan late spawn, jumlah pemain tetap terjaga dan risiko tetap terasa.

Embark sebenarnya berharap pemain yang masuk terlambat bisa beradaptasi. Jika rencana A gagal, pemain diharapkan beralih ke rencana B atau C. Penempatan loot, spawn point, dan kepadatan area dirancang agar selalu ada hal yang bisa dilakukan.

Masalah terbesar muncul saat pemain masuk dengan satu tujuan spesifik, seperti trial tertentu atau event terbatas seperti Queen’s Harvester. Dalam kasus ini, Watkins sepakat bahwa late spawn benar-benar mematikan rencana pemain.

Ia menegaskan bahwa Embark sedang mempertimbangkan cara untuk mengurangi rasa frustrasi tersebut. Fokus utamanya adalah pemain yang sudah meluangkan waktu khusus untuk satu objektif, lalu gagal total karena spawn terlalu terlambat.

Pesannya jelas. Late spawn tidak akan dihapus dalam waktu dekat. Namun Embark mengakui ada titik sakit yang perlu diperbaiki, terutama bagi pemain yang bermain dengan tujuan yang sangat spesifik.

Arc Raiders Disorot karena Late Spawn, Developer Akui Menyebalkan tapi Dianggap Penting

Nathaniel

Rabu, 21 Januari 2026 pukul 13.10

GAMING

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Embark Studios menanggapi kritik pemain Arc Raiders soal late spawn. Meski dianggap menguntungkan secara ekonomi, developer mengakui sistem ini sering merusak tujuan utama pemain dan sedang dievaluasi.

Developer Arc Raiders, Embark Studios, akhirnya buka suara soal keluhan pemain terkait sistem late spawn. Sistem ini kerap memasukkan pemain ke dalam raid yang sudah berjalan, dengan sisa waktu hanya sekitar 17 hingga 25 menit.

Design lead Embark, Virgil Watkins, mengakui sistem tersebut sering terasa menjengkelkan. Banyak pemain masuk raid dengan tujuan jelas, namun langsung gagal karena target sudah diselesaikan pemain lain yang spawn lebih awal.

Dalam wawancara dengan GamesRadar+, Watkins mengatakan Embark sadar betul dengan rasa frustrasi itu. Ia menyebut situasi seperti masuk untuk menyelesaikan trial atau event tertentu lalu tidak punya cukup waktu memang terasa buruk dan sering membuat pemain langsung keluar dari raid.

Namun dari sisi data internal, Embark menemukan fakta yang bertolak belakang dengan persepsi pemain. Menurut Watkins, pemain yang masuk terlambat justru mendapat keuntungan ekonomi lebih besar. Raid yang sudah berjalan biasanya lebih sepi, menyisakan loot dari pertempuran sebelumnya, drone besar yang masih aktif, dan area bernilai tinggi yang lebih mudah diakses.

Watkins menjelaskan bahwa tujuan awal late spawn adalah menjaga raid tetap hidup. Tanpa sistem ini, sebagian besar pemain akan keluar setelah 10 menit pertama, membuat sisa raid terasa kosong dan kehilangan ketegangan. Dengan late spawn, jumlah pemain tetap terjaga dan risiko tetap terasa.

Embark sebenarnya berharap pemain yang masuk terlambat bisa beradaptasi. Jika rencana A gagal, pemain diharapkan beralih ke rencana B atau C. Penempatan loot, spawn point, dan kepadatan area dirancang agar selalu ada hal yang bisa dilakukan.

Masalah terbesar muncul saat pemain masuk dengan satu tujuan spesifik, seperti trial tertentu atau event terbatas seperti Queen’s Harvester. Dalam kasus ini, Watkins sepakat bahwa late spawn benar-benar mematikan rencana pemain.

Ia menegaskan bahwa Embark sedang mempertimbangkan cara untuk mengurangi rasa frustrasi tersebut. Fokus utamanya adalah pemain yang sudah meluangkan waktu khusus untuk satu objektif, lalu gagal total karena spawn terlalu terlambat.

Pesannya jelas. Late spawn tidak akan dihapus dalam waktu dekat. Namun Embark mengakui ada titik sakit yang perlu diperbaiki, terutama bagi pemain yang bermain dengan tujuan yang sangat spesifik.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.