
GAMING
|
in this topic.
11 Tahun Vakum, StarCraft Siap Bangkit Lewat Game Shooter Ambisius
Nathaniel
Jumat, 09 Januari 2026 pukul 11.50

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Setelah lebih dari satu dekade tanpa rilisan baru, StarCraft bersiap kembali lewat game shooter third-person. Dipimpin mantan bos Far Cry, proyek ini disebut akan diperkenalkan di BlizzCon 2026 dan menjadi langkah besar Blizzard memperluas semesta StarCraft.
Setelah lama tertidur, StarCraft akhirnya menunjukkan tanda kebangkitan. Blizzard Entertainment dikabarkan tengah mengerjakan game shooter third-person berlatar semesta StarCraft, sebuah langkah berani untuk membawa franchise strategi legendaris ini ke genre baru.
Kabar ini pertama kali disinggung oleh jurnalis game Jason Schreier dalam bukunya Play Nice: The Rise, Fall, and Future of Blizzard Entertainment pada 2024. Kini, laporan dari Windows Central menyebut Blizzard bersiap mengumumkan proyek tersebut secara resmi pada BlizzCon 2026 yang dijadwalkan berlangsung September mendatang.
Proyek shooter StarCraft ini dipimpin oleh Dan Hay, mantan kepala franchise Far Cry di Ubisoft. Hay meninggalkan Ubisoft pada 2021 dan relatif minim sorotan sejak saat itu. Petunjuk kuat soal proyek ini juga muncul lewat lowongan kerja Blizzard pada 2024 yang menyebut pengembangan open-world shooter, memperkuat dugaan bahwa game ini memang nyata. Jika benar, ini akan menjadi salah satu proyek besar pertama Blizzard sejak resmi bergabung dengan Xbox pada 2024.
Upaya membawa StarCraft ke genre shooter sebenarnya bukan hal baru. Di awal 2000-an, Blizzard sempat mengumumkan StarCraft: Ghost, game aksi yang dibintangi Nova, agen Terran dengan kemampuan khusus. Meski sempat dipamerkan di berbagai ajang, proyek ini terjebak development hell dan akhirnya dibatalkan pada 2014.
Percobaan kedua datang lewat Project Ares pada 2016, sebuah shooter first-person yang digambarkan mirip Battlefield dalam dunia StarCraft. Menurut laporan Kotaku, game ini sempat terlihat menjanjikan sebelum akhirnya dihentikan dua tahun kemudian. Dua kegagalan tersebut membuat penggemar skeptis, namun juga semakin penasaran.
Potensi StarCraft sebagai game aksi sebenarnya sangat besar. Dunia fiksi ilmiahnya kaya dengan konflik antar faksi, karakter ikonik, dan latar perang skala besar yang ideal untuk narasi shooter. Pendekatan open-world memang menantang, mengingat pasar sudah dipenuhi judul seperti Far Cry, Destiny, hingga Borderlands. Namun rekam jejak Dan Hay yang konsisten menghasilkan game solid memberi secercah harapan.
Jika 2026 benar-benar menjadi tahun pengumuman shooter StarCraft, momen ini terasa tepat. Game terakhir StarCraft adalah StarCraft II: Legacy of the Void pada 2015. Sementara itu, franchise Blizzard lain terus aktif. Diablo IV masih menerima update rutin, dan World of Warcraft bersiap menyambut ekspansi ke-12 berjudul The Last Titan pada 2027. Bahkan, Blizzard juga mengonfirmasi bahwa game StarCraft lain tengah dikembangkan bersama Nexon.
Bagi penggemar, harapannya sederhana, melihat StarCraft kembali relevan dan mendapatkan panggung yang layak. Apakah shooter ini akhirnya menjadi comeback besar yang dinanti, jawabannya mungkin akan terungkap di BlizzCon 2026.
Similar Articles
NEWS
ARC Raiders Diserbu Isu Cheater, Komunitas Mulai Kehilangan Kesabaran
GAMING
•

NEWS
Kabar Buruk untuk Fans Nintendo Switch, Baldur’s Gate 3 Disebut Tak Akan Hadir
GAMING
•

NEWS
Subnautica 2 Jadi Petualangan Bawah Laut Paling Dinanti Tahun 2026
GAMING
•

NEWS
Game Sega Tiba-Tiba Hilang dari Library PS Plus Sejumlah Pemain PS4 dan PS5
GAMING
•

NEWS
Divinity Terbaru Terinspirasi Baldur’s Gate 3, Larian Isyaratkan Adegan Dewasa Akan Kembali
GAMING
•

ALSO READ


11 Tahun Vakum, StarCraft Siap Bangkit Lewat Game Shooter Ambisius
Nathaniel
Jumat, 09 Januari 2026 pukul 11.50
GAMING
|
in this topic.
Ringkasan
Dibuat oleh AI
Setelah lebih dari satu dekade tanpa rilisan baru, StarCraft bersiap kembali lewat game shooter third-person. Dipimpin mantan bos Far Cry, proyek ini disebut akan diperkenalkan di BlizzCon 2026 dan menjadi langkah besar Blizzard memperluas semesta StarCraft.
Setelah lama tertidur, StarCraft akhirnya menunjukkan tanda kebangkitan. Blizzard Entertainment dikabarkan tengah mengerjakan game shooter third-person berlatar semesta StarCraft, sebuah langkah berani untuk membawa franchise strategi legendaris ini ke genre baru.
Kabar ini pertama kali disinggung oleh jurnalis game Jason Schreier dalam bukunya Play Nice: The Rise, Fall, and Future of Blizzard Entertainment pada 2024. Kini, laporan dari Windows Central menyebut Blizzard bersiap mengumumkan proyek tersebut secara resmi pada BlizzCon 2026 yang dijadwalkan berlangsung September mendatang.
Proyek shooter StarCraft ini dipimpin oleh Dan Hay, mantan kepala franchise Far Cry di Ubisoft. Hay meninggalkan Ubisoft pada 2021 dan relatif minim sorotan sejak saat itu. Petunjuk kuat soal proyek ini juga muncul lewat lowongan kerja Blizzard pada 2024 yang menyebut pengembangan open-world shooter, memperkuat dugaan bahwa game ini memang nyata. Jika benar, ini akan menjadi salah satu proyek besar pertama Blizzard sejak resmi bergabung dengan Xbox pada 2024.
Upaya membawa StarCraft ke genre shooter sebenarnya bukan hal baru. Di awal 2000-an, Blizzard sempat mengumumkan StarCraft: Ghost, game aksi yang dibintangi Nova, agen Terran dengan kemampuan khusus. Meski sempat dipamerkan di berbagai ajang, proyek ini terjebak development hell dan akhirnya dibatalkan pada 2014.
Percobaan kedua datang lewat Project Ares pada 2016, sebuah shooter first-person yang digambarkan mirip Battlefield dalam dunia StarCraft. Menurut laporan Kotaku, game ini sempat terlihat menjanjikan sebelum akhirnya dihentikan dua tahun kemudian. Dua kegagalan tersebut membuat penggemar skeptis, namun juga semakin penasaran.
Potensi StarCraft sebagai game aksi sebenarnya sangat besar. Dunia fiksi ilmiahnya kaya dengan konflik antar faksi, karakter ikonik, dan latar perang skala besar yang ideal untuk narasi shooter. Pendekatan open-world memang menantang, mengingat pasar sudah dipenuhi judul seperti Far Cry, Destiny, hingga Borderlands. Namun rekam jejak Dan Hay yang konsisten menghasilkan game solid memberi secercah harapan.
Jika 2026 benar-benar menjadi tahun pengumuman shooter StarCraft, momen ini terasa tepat. Game terakhir StarCraft adalah StarCraft II: Legacy of the Void pada 2015. Sementara itu, franchise Blizzard lain terus aktif. Diablo IV masih menerima update rutin, dan World of Warcraft bersiap menyambut ekspansi ke-12 berjudul The Last Titan pada 2027. Bahkan, Blizzard juga mengonfirmasi bahwa game StarCraft lain tengah dikembangkan bersama Nexon.
Similar Articles
NEWS
ARC Raiders Diserbu Isu Cheater, Komunitas Mulai Kehilangan Kesabaran
GAMING
•

NEWS
ARC Raiders Diserbu Isu Cheater, Komunitas Mulai Kehilangan Kesabaran
GAMING
•

NEWS
Kabar Buruk untuk Fans Nintendo Switch, Baldur’s Gate 3 Disebut Tak Akan Hadir
GAMING
•

NEWS
Kabar Buruk untuk Fans Nintendo Switch, Baldur’s Gate 3 Disebut Tak Akan Hadir
GAMING
•

NEWS
Subnautica 2 Jadi Petualangan Bawah Laut Paling Dinanti Tahun 2026
GAMING
•

NEWS
Subnautica 2 Jadi Petualangan Bawah Laut Paling Dinanti Tahun 2026
GAMING
•

NEWS
Game Sega Tiba-Tiba Hilang dari Library PS Plus Sejumlah Pemain PS4 dan PS5
GAMING
•

NEWS
Game Sega Tiba-Tiba Hilang dari Library PS Plus Sejumlah Pemain PS4 dan PS5
GAMING
•

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.