Film
|
in this topic.

Streaming Asia Tenggara Tumbuh 19 Persen, Konten Indonesia Kini Saingi K Drama

Nathaniel
Rabu, 11 Februari 2026 pukul 18.50

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Pasar streaming premium Asia Tenggara naik 19 persen pada 2025 dengan total 61 juta akun berbayar. Indonesia jadi motor utama pertumbuhan, dan untuk pertama kalinya konten lokal Indonesia menyamai K Drama dalam pangsa penonton sebesar 30 persen.

Streaming Makin Kuat di Asia Tenggara

Menurut laporan dari Media Partners Asia dan platform pengukuran AMPD, pasar streaming premium di Asia Tenggara melonjak signifikan sepanjang 2025.

Total akun berbayar di Indonesia, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura menembus 61 juta akun, naik 19 persen dibanding tahun sebelumnya.

Indonesia menyumbang penambahan akun terbesar sekaligus porsi waktu tonton paling tinggi. Sementara Thailand dan Filipina ikut memberi pertumbuhan stabil. Malaysia dan Singapura yang sudah mendekati titik jenuh lebih fokus meningkatkan aktivitas dan pendapatan per pengguna.

4,2 Miliar Jam Ditonton Dalam Satu Kuartal

Pada kuartal keempat 2025 saja, penonton Asia Tenggara menghabiskan 4,2 miliar jam untuk menonton konten streaming premium. Angka ini naik 8 persen dari kuartal sebelumnya.

Beberapa platform mencatat kenaikan signifikan:

  • Netflix naik 14 persen dalam jumlah penayangan

  • iQIYI tumbuh 10 persen

  • Vidio mencatat lonjakan tertinggi 24 persen

Konten Indonesia Setara K Drama

Ini bagian paling menarik.

Pada Q4 2025, konten Indonesia mencatat pangsa penonton 30 persen, setara dengan konten Korea yang juga 30 persen.

Dari sisi jangkauan pengguna, keduanya hampir sama di kisaran 47 sampai 48 persen.

Artinya, produksi lokal Indonesia kini benar benar bisa bersaing dengan K Drama di pasar premium VOD.

Beberapa original Indonesia, terutama dari Vidio, masuk daftar tayangan dengan performa terbaik kuartal tersebut.

Catatan analis: “Korean content tetap kuat di Asia Tenggara, tapi konten lokal kini memainkan peran jauh lebih penting dalam akuisisi dan engagement,” ujar Dhivya T dari Media Partners Asia.

Siapa Paling Dominan?

Netflix masih jadi pemimpin regional dalam jumlah pelanggan, pengguna aktif bulanan, dan total jam tonton. Kekuatan mereka datang dari kombinasi franchise global, serial Korea besar, serta lisensi konten lokal Indonesia dan Thailand.

Viu menempati posisi kedua secara regional, terutama karena konsistensi K Drama dan drama China.

Di Indonesia, Vidio memimpin di antara platform lokal dalam jumlah pelanggan dan pengguna aktif, serta jadi runner up dalam jam tonton dan pendapatan setelah Netflix.

TV Rumah Makin Dominan

Data AMPD juga menunjukkan perubahan cara orang menonton. Walau mobile masih dominan, penggunaan connected TV naik pesat, terutama di Indonesia dan Filipina.

Menonton lewat layar besar kini menyumbang jam tonton lebih panjang dan lebih banyak ditonton bersama anggota keluarga.

Ini menandakan streaming makin jadi konsumsi ruang keluarga, bukan cuma tontonan pribadi di HP.

Industri Makin Terkonsentrasi

Tiga sampai empat platform kini menguasai sekitar 70 persen total langganan dan aktivitas tontonan di kawasan ini. Artinya, persaingan makin ketat dan pasar mulai terkonsolidasi pada pemain besar.

Tahun 2025 jadi momen penting untuk industri streaming Asia Tenggara. Pertumbuhan dua digit, lonjakan jam tonton, dan bangkitnya konten Indonesia menunjukkan perubahan besar dalam preferensi penonton.

Kalau tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Indonesia akan jadi pusat produksi konten premium paling berpengaruh di kawasan dalam beberapa tahun ke depan.

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.