
Gaming
|
in this topic.
DLSS 5 Nvidia Tuai Kritik, Disebut “Filter AI yang Merusak Visual Game”
Nathaniel
Rabu, 18 Maret 2026 pukul 20.40

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Nvidia mengumumkan DLSS 5 yang mampu mengubah visual game menjadi lebih “fotorealistik”. Namun, banyak developer dan seniman mengkritiknya karena dianggap menghilangkan identitas visual asli game.
Nvidia Perkenalkan DLSS 5
Nvidia resmi mengumumkan teknologi terbaru mereka, DLSS 5.
Berbeda dengan versi sebelumnya, DLSS 5 tidak hanya meningkatkan resolusi atau performa, tetapi juga:
menambahkan pencahayaan fotorealistik
mengubah material dan tampilan visual game menggunakan AI
Menurut Nvidia, teknologi ini bisa menghadirkan kualitas visual setara efek visual film Hollywood.
Cara Kerja DLSS 5
DLSS 5 menggunakan model AI yang memproses:
warna dalam frame
pergerakan objek (motion vectors)
Kemudian AI akan “menyempurnakan” tampilan dengan pencahayaan dan material baru yang lebih realistis.
Teknologi ini diklaim tetap menjaga konsistensi visual antar frame, sehingga tidak terlihat aneh saat dimainkan.
CEO Nvidia Tanggapi Kritik
CEO Nvidia, Jensen Huang, menanggapi kritik yang muncul dengan tegas.
Ia menyatakan bahwa banyak kritik terhadap DLSS 5 tidak tepat, karena teknologi ini menggabungkan kontrol artistik dengan kekuatan generative AI.
Menurutnya, DLSS 5 justru menjembatani gap antara rendering game dan realitas.
Digunakan di Banyak Game Besar
Dalam demo awal, DLSS 5 diperlihatkan pada beberapa game populer seperti:
Resident Evil Requiem
Starfield
Assassin’s Creed Shadows
Developer nantinya bisa mengatur:
intensitas efek
warna
area tertentu yang ingin ditingkatkan
Kritik: “Merusak Gaya Artistik Game”
Meski terdengar canggih, banyak profesional industri game justru mengkritik DLSS 5.
Beberapa poin kritik utama:
visual terlihat seperti filter berlebihan
menghilangkan identitas artistik asli game
membuat tampilan jadi kurang “berkarakter”
Seorang engineer dari Respawn Entertainment menyebut hasilnya seperti filter kontras dan ketajaman yang terlalu dipaksakan.
Sementara itu, concept artist lain menyebut teknologi ini sebagai “filter AI yang buruk” karena mengubah arah visual game secara drastis.
Bethesda Akan Menyesuaikan Implementasi
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Bethesda Softworks menyatakan bahwa tim mereka akan menyesuaikan efek DLSS 5 pada Starfield.
Langkah ini diambil untuk memastikan hasil akhirnya tetap sesuai dengan visi artistik game.
Masa Depan AI dalam Visual Game
DLSS 5 menunjukkan arah baru dalam perkembangan grafis game, di mana AI tidak hanya meningkatkan performa, tetapi juga mengubah tampilan visual secara langsung.
Namun, reaksi yang muncul memperlihatkan satu hal penting:
Teknologi canggih saja tidak cukup jika mengorbankan identitas artistik yang menjadi jiwa dari sebuah game.



