
SERIES
|
in this topic.
Reboot Sci-Fi Ini Ditonton 44,3 Juta Jam di Netflix, “Lost in Space” Kembali Curi Perhatian
Nathaniel
Selasa, 06 Januari 2026 pukul 16.49

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Lost in Space, serial reboot sci-fi Netflix, kembali menarik perhatian penonton global dengan total 44,3 juta jam tayang dalam enam bulan pertama 2025. Meski telah tamat sejak 2021, kualitas cerita dan perkembangan musimnya membuat serial ini terus relevan dan layak ditonton.
Di antara deretan serial fiksi ilmiah populer milik Netflix, nama Lost in Space mungkin tidak selalu disebut pertama. Namun data terbaru membuktikan serial ini diam-diam masih sangat diminati. Berdasarkan laporan FlixPatrol, Lost in Space berhasil mengumpulkan 44,3 juta jam tayang dalam enam bulan pertama 2025, setara dengan sekitar 5,6 juta penonton.
Angka tersebut cukup mengejutkan mengingat Lost in Space merupakan reboot dari serial klasik tahun 1965 dan versi Netflix-nya telah berakhir sejak 2021. Statistik ini menjadi bukti bahwa serial tersebut belum benar-benar ditinggalkan dan justru terus menemukan penonton baru.
Tentang Apa “Lost in Space”?
Berlatar tahun 2046, Lost in Space mengikuti kisah keluarga Robinson yang menjalani misi kolonisasi ke Alpha Centauri. Keluarga ini terdiri dari John dan Maureen Robinson, bersama anak-anak mereka, Judy, Penny, dan Will. Namun dalam perjalanan, pesawat mereka keluar jalur dan terdampar di planet asing yang penuh ancaman.
Terpisah jauh dari tujuan awal, keluarga Robinson harus bertahan hidup di lingkungan ekstrem yang dipenuhi makhluk alien, cuaca berbahaya, serta sumber daya terbatas. Di planet tersebut, mereka juga bertemu Don West, seorang penyelundup yang menyamar sebagai mekanik, serta June Harris, penipu licik yang menjadi salah satu antagonis utama cerita.
Salah satu karakter paling ikonik adalah Robot, sosok alien misterius yang menjalin ikatan emosional kuat dengan Will Robinson. Hubungan inilah yang menjadi inti emosional serial dan pembeda Lost in Space dari banyak sci-fi lain.
Kualitas yang Terus Meningkat di Tiap Musim
Menariknya, Lost in Space justru semakin membaik seiring berjalannya musim. Berdasarkan data Rotten Tomatoes, rata-rata skor serial ini mencapai 84 persen. Musim pertama mencatat 67 persen, musim kedua naik menjadi 85 persen, dan musim ketiga berhasil meraih 100 persen.
Musim awal sempat dikritik karena terasa kurang fokus, namun musim terakhir menuai pujian berkat akting yang kuat, kedalaman hubungan antar karakter, serta penutup cerita yang emosional. Beberapa kritikus bahkan menyebut final season-nya sebagai perpisahan yang hangat dan memuaskan.
Meski sudah tamat, Lost in Space tetap relevan sebagai tontonan sci-fi keluarga dengan konflik yang intens, visual solid, dan cerita penuh emosi. Tak heran jika jutaan penonton masih terus kembali menyaksikannya hingga hari ini.
Similar Articles
NEWS
ARC Raiders Dilirik Hollywood, Terima Tawaran Film dan Serial TV
SERIES
•

NEWS
Deretan Bintang Dikonfirmasi untuk Serial TV Tomb Raider di Prime Video
SERIES
•

NEWS
Reboot Sci-Fi Ini Ditonton 44,3 Juta Jam di Netflix, “Lost in Space” Kembali Curi Perhatian
SERIES
•

NEWS
Netflix Kejutkan Fans dengan Episode Baru “Stranger Things” Setelah Final Series
SERIES
•

NEWS
Apple TV+ Resmi Perpanjang Serial Sci-Fi Murderbot ke Season 2
SERIES
•

ALSO READ


Reboot Sci-Fi Ini Ditonton 44,3 Juta Jam di Netflix, “Lost in Space” Kembali Curi Perhatian
Nathaniel
Selasa, 06 Januari 2026 pukul 16.49
SERIES
|
in this topic.
Ringkasan
Dibuat oleh AI
Lost in Space, serial reboot sci-fi Netflix, kembali menarik perhatian penonton global dengan total 44,3 juta jam tayang dalam enam bulan pertama 2025. Meski telah tamat sejak 2021, kualitas cerita dan perkembangan musimnya membuat serial ini terus relevan dan layak ditonton.
Di antara deretan serial fiksi ilmiah populer milik Netflix, nama Lost in Space mungkin tidak selalu disebut pertama. Namun data terbaru membuktikan serial ini diam-diam masih sangat diminati. Berdasarkan laporan FlixPatrol, Lost in Space berhasil mengumpulkan 44,3 juta jam tayang dalam enam bulan pertama 2025, setara dengan sekitar 5,6 juta penonton.
Angka tersebut cukup mengejutkan mengingat Lost in Space merupakan reboot dari serial klasik tahun 1965 dan versi Netflix-nya telah berakhir sejak 2021. Statistik ini menjadi bukti bahwa serial tersebut belum benar-benar ditinggalkan dan justru terus menemukan penonton baru.
Tentang Apa “Lost in Space”?
Berlatar tahun 2046, Lost in Space mengikuti kisah keluarga Robinson yang menjalani misi kolonisasi ke Alpha Centauri. Keluarga ini terdiri dari John dan Maureen Robinson, bersama anak-anak mereka, Judy, Penny, dan Will. Namun dalam perjalanan, pesawat mereka keluar jalur dan terdampar di planet asing yang penuh ancaman.
Terpisah jauh dari tujuan awal, keluarga Robinson harus bertahan hidup di lingkungan ekstrem yang dipenuhi makhluk alien, cuaca berbahaya, serta sumber daya terbatas. Di planet tersebut, mereka juga bertemu Don West, seorang penyelundup yang menyamar sebagai mekanik, serta June Harris, penipu licik yang menjadi salah satu antagonis utama cerita.
Salah satu karakter paling ikonik adalah Robot, sosok alien misterius yang menjalin ikatan emosional kuat dengan Will Robinson. Hubungan inilah yang menjadi inti emosional serial dan pembeda Lost in Space dari banyak sci-fi lain.
Kualitas yang Terus Meningkat di Tiap Musim
Menariknya, Lost in Space justru semakin membaik seiring berjalannya musim. Berdasarkan data Rotten Tomatoes, rata-rata skor serial ini mencapai 84 persen. Musim pertama mencatat 67 persen, musim kedua naik menjadi 85 persen, dan musim ketiga berhasil meraih 100 persen.
Musim awal sempat dikritik karena terasa kurang fokus, namun musim terakhir menuai pujian berkat akting yang kuat, kedalaman hubungan antar karakter, serta penutup cerita yang emosional. Beberapa kritikus bahkan menyebut final season-nya sebagai perpisahan yang hangat dan memuaskan.
Similar Articles
NEWS
ARC Raiders Dilirik Hollywood, Terima Tawaran Film dan Serial TV
SERIES
•

NEWS
ARC Raiders Dilirik Hollywood, Terima Tawaran Film dan Serial TV
SERIES
•

NEWS
Deretan Bintang Dikonfirmasi untuk Serial TV Tomb Raider di Prime Video
SERIES
•

NEWS
Deretan Bintang Dikonfirmasi untuk Serial TV Tomb Raider di Prime Video
SERIES
•

NEWS
Reboot Sci-Fi Ini Ditonton 44,3 Juta Jam di Netflix, “Lost in Space” Kembali Curi Perhatian
SERIES
•

NEWS
Reboot Sci-Fi Ini Ditonton 44,3 Juta Jam di Netflix, “Lost in Space” Kembali Curi Perhatian
SERIES
•

NEWS
Netflix Kejutkan Fans dengan Episode Baru “Stranger Things” Setelah Final Series
SERIES
•

NEWS
Netflix Kejutkan Fans dengan Episode Baru “Stranger Things” Setelah Final Series
SERIES
•

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.