GAMING

|

in this topic.

PUBG Bikin RPG Open-World Fantasi Timur, Tapi Kamu Mainnya Jadi Manusia Ayam Raksasa

Nathaniel

Jumat, 13 Februari 2026 pukul 16.15

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Krafton mengumumkan Project Windless, RPG open-world fantasi Timur untuk PS5. Game ini menggabungkan gaya musou ala Dynasty Warriors dengan nuansa Black Myth Wukong. Karakter utamanya adalah prajurit humanoid burung raksasa bernama Rekon.

Krafton mungkin lebih dikenal lewat PUBG, tapi di State of Play terbaru mereka datang dengan sesuatu yang benar benar berbeda.

Lewat Krafton Montreal Studio, mereka mengumumkan Project Windless, sebuah RPG open-world yang terasa seperti campuran antara Dynasty Warriors dan Black Myth: Wukong.

Lalu muncullah sosok utama yang sulit dilupakan. Seekor manusia ayam raksasa dengan dua pedang.

Rekon, Prajurit Burung yang Brutal

Karakter yang kamu mainkan berasal dari ras Rekon, humanoid burung dengan tubuh besar dan kekuatan fisik luar biasa. Ia punya paruh kuning, bulu putih, jengger merah, dan postur menjulang di antara tentara biasa.

Sulit untuk tidak terpaku pada visualnya. Dalam trailer, ia membelah kerumunan musuh dengan dua pedang, seolah menggabungkan mitologi Timur dengan gaya pertempuran musou.

Developer menjelaskan bahwa Rekon dikenal kuat secara fisik, namun punya kelemahan terhadap air. Detail kecil seperti ini memberi kesan bahwa dunia game punya lore yang cukup dalam.

Image 1

Diangkat dari Novel Fantasi Korea

Project Windless berlatar di dunia novel fantasi Korea berjudul The Bird That Drinks Tears.

Alih alih mengadaptasi cerita utama, studio memilih mundur lebih dari seribu tahun sebelum peristiwa novel. Mereka menggali konflik besar yang hanya sedikit disinggung dalam cerita aslinya.

Keputusan ini memberi kebebasan kreatif yang luas. Dunia tetap punya fondasi lore kuat, tapi tidak terikat sepenuhnya pada alur buku.

Pertarungan Skala Besar Jadi Fokus

Dari cuplikan yang diperlihatkan, gameplay berpusat pada pertempuran satu lawan banyak. Puluhan hingga ratusan musuh menyerbu secara bersamaan.

Namun menurut developer, musuh bukan sekadar efek visual. Mereka diklaim bergerak dinamis, mencoba mengepung dan bereaksi terhadap tindakan pemain. Jika sistem ini benar benar bekerja seperti yang dijanjikan, setiap pertempuran bisa terasa hidup dan tidak sekadar spam serangan.

Masih Misterius, Tapi Sulit Diabaikan

Detail soal sistem RPG, eksplorasi open-world, dan progres karakter masih minim. Tapi konsepnya cukup berani untuk langsung menarik perhatian.

Fantasi Timur yang tidak biasa beberapa tahun terakhir memang mulai mendapat tempat di pasar global. Jika eksekusinya matang, Project Windless bisa jadi salah satu kejutan terbesar dari Krafton.

Dan jujur saja, tidak setiap hari kamu melihat RPG epik dengan protagonis manusia ayam raksasa.

Project Windless terdengar aneh, tapi juga menjanjikan.

Krafton tampaknya ingin membuktikan bahwa mereka bukan hanya perusahaan battle royale. Dengan dunia fantasi Korea, pertempuran masif, dan karakter yang benar benar unik, game ini punya potensi jadi sesuatu yang berbeda di genre action RPG.

Sekarang tinggal menunggu apakah manusia ayam raksasa ini benar benar akan jadi ikon baru, atau hanya sekadar kejutan visual sesaat.

PUBG Bikin RPG Open-World Fantasi Timur, Tapi Kamu Mainnya Jadi Manusia Ayam Raksasa

Nathaniel

Jumat, 13 Februari 2026 pukul 16.15

GAMING

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Krafton mengumumkan Project Windless, RPG open-world fantasi Timur untuk PS5. Game ini menggabungkan gaya musou ala Dynasty Warriors dengan nuansa Black Myth Wukong. Karakter utamanya adalah prajurit humanoid burung raksasa bernama Rekon.

Krafton mungkin lebih dikenal lewat PUBG, tapi di State of Play terbaru mereka datang dengan sesuatu yang benar benar berbeda.

Lewat Krafton Montreal Studio, mereka mengumumkan Project Windless, sebuah RPG open-world yang terasa seperti campuran antara Dynasty Warriors dan Black Myth: Wukong.

Lalu muncullah sosok utama yang sulit dilupakan. Seekor manusia ayam raksasa dengan dua pedang.

Rekon, Prajurit Burung yang Brutal

Karakter yang kamu mainkan berasal dari ras Rekon, humanoid burung dengan tubuh besar dan kekuatan fisik luar biasa. Ia punya paruh kuning, bulu putih, jengger merah, dan postur menjulang di antara tentara biasa.

Sulit untuk tidak terpaku pada visualnya. Dalam trailer, ia membelah kerumunan musuh dengan dua pedang, seolah menggabungkan mitologi Timur dengan gaya pertempuran musou.

Developer menjelaskan bahwa Rekon dikenal kuat secara fisik, namun punya kelemahan terhadap air. Detail kecil seperti ini memberi kesan bahwa dunia game punya lore yang cukup dalam.

Image 1

Diangkat dari Novel Fantasi Korea

Project Windless berlatar di dunia novel fantasi Korea berjudul The Bird That Drinks Tears.

Alih alih mengadaptasi cerita utama, studio memilih mundur lebih dari seribu tahun sebelum peristiwa novel. Mereka menggali konflik besar yang hanya sedikit disinggung dalam cerita aslinya.

Keputusan ini memberi kebebasan kreatif yang luas. Dunia tetap punya fondasi lore kuat, tapi tidak terikat sepenuhnya pada alur buku.

Pertarungan Skala Besar Jadi Fokus

Dari cuplikan yang diperlihatkan, gameplay berpusat pada pertempuran satu lawan banyak. Puluhan hingga ratusan musuh menyerbu secara bersamaan.

Namun menurut developer, musuh bukan sekadar efek visual. Mereka diklaim bergerak dinamis, mencoba mengepung dan bereaksi terhadap tindakan pemain. Jika sistem ini benar benar bekerja seperti yang dijanjikan, setiap pertempuran bisa terasa hidup dan tidak sekadar spam serangan.

Masih Misterius, Tapi Sulit Diabaikan

Detail soal sistem RPG, eksplorasi open-world, dan progres karakter masih minim. Tapi konsepnya cukup berani untuk langsung menarik perhatian.

Fantasi Timur yang tidak biasa beberapa tahun terakhir memang mulai mendapat tempat di pasar global. Jika eksekusinya matang, Project Windless bisa jadi salah satu kejutan terbesar dari Krafton.

Dan jujur saja, tidak setiap hari kamu melihat RPG epik dengan protagonis manusia ayam raksasa.

Project Windless terdengar aneh, tapi juga menjanjikan.

Krafton tampaknya ingin membuktikan bahwa mereka bukan hanya perusahaan battle royale. Dengan dunia fantasi Korea, pertempuran masif, dan karakter yang benar benar unik, game ini punya potensi jadi sesuatu yang berbeda di genre action RPG.

Sekarang tinggal menunggu apakah manusia ayam raksasa ini benar benar akan jadi ikon baru, atau hanya sekadar kejutan visual sesaat.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.