Pengadilan Perintahkan CEO Subnautica 2 Dikembalikan ke Posisi Semula

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Pengadilan memerintahkan Krafton untuk mengembalikan CEO Unknown Worlds, Ted Gill, setelah dinilai memecatnya tanpa alasan yang sah. Ia juga diberi kembali kendali atas perilisan Early Access Subnautica 2.
CEO Unknown Worlds Harus Dikembalikan
Pengadilan memutuskan bahwa Krafton telah melakukan pelanggaran kontrak dengan memecat petinggi studio Unknown Worlds Entertainment tanpa alasan yang sah.
Akibatnya, CEO Ted Gill harus dikembalikan ke posisinya.
Selain itu, ia juga diberikan kembali kendali operasional, termasuk akses ke platform Steam.
PHK Dinilai Tidak Sah
Selain Gill, dua tokoh penting lain juga sebelumnya dipecat:
Charlie Cleveland (co-founder & creative director)
Max McGuire (co-founder & technical director)
Pengadilan menyatakan bahwa pemecatan ini melanggar perjanjian kerja dan bahwa Krafton mengambil alih kontrol studio secara tidak sah.
Keputusan dewan pada 1 Juli, yang mencakup pemecatan dan penundaan game, juga dinyatakan tidak berlaku dalam konteks tertentu.
Kendali Early Access Kembali ke CEO
Salah satu poin penting dalam keputusan ini adalah:
Ted Gill kini memiliki kendali penuh atas perilisan Early Access dari Subnautica 2.
Krafton juga dilarang menghalangi keputusan tersebut.
Konflik Bonus $250 Juta
Kasus ini juga berkaitan dengan bonus besar senilai $250 juta untuk tim developer.
Pihak mantan eksekutif menuduh bahwa:
penundaan Subnautica 2 sengaja dilakukan
tujuannya untuk menghindari target penjualan yang memicu bonus tersebut
Sebagai bagian dari keputusan, pengadilan memperpanjang periode kelayakan bonus hingga 15 September, dengan opsi perpanjangan hingga Maret 2027.
Krafton Membantah Tuduhan
Di sisi lain, Krafton membantah tuduhan tersebut.
Mereka menyatakan bahwa penundaan game dilakukan untuk meningkatkan kualitas, bukan karena alasan finansial.
Krafton juga menuduh mantan pimpinan studio:
meninggalkan proyek
mengerjakan proyek lain seperti film
menyebabkan keterlambatan pengembangan
Gugatan dan Drama Berlanjut
Konflik ini semakin memanas setelah Charlie Cleveland mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan gugatan hukum terhadap Krafton.
Gugatan ini dilaporkan terkait pelanggaran kontrak.
Dokumen Internal Bocor
Situasi semakin rumit ketika dokumen internal pengembangan Subnautica 2 bocor ke publik.
Dokumen tersebut menunjukkan bahwa:
konten game sempat dikurangi
pengembangan terdampak oleh keterlambatan
Menariknya, Krafton justru mengonfirmasi bahwa dokumen tersebut asli, demi menjaga transparansi kepada pemain.
Masa Depan Subnautica 2 Masih Tidak Pasti
Dengan konflik hukum yang masih berlangsung, masa depan
Subnautica 2 masih belum sepenuhnya jelas.
Yang pasti, keputusan pengadilan ini menjadi titik balik besar dalam konflik antara developer dan publisher, serta akan sangat mempengaruhi arah pengembangan game tersebut ke depan.



