
Gaming
|
in this topic.
MindsEye Tambah Misi Baru, Klaim Akan Ungkap Bukti Sabotase
Nathaniel
Sabtu, 04 April 2026 pukul 15.38

Ringkasan
Dibuat oleh AI
MindsEye akan mendapatkan update dengan misi baru bernama Blacklist yang diklaim berisi bukti dugaan sabotase terhadap peluncuran game. CEO studio juga menyebut kasus ini sedang ditangani oleh pihak berwenang.
Update Baru Bawa Misi Kontroversial
Game MindsEye akan mendapatkan update baru yang cukup tidak biasa.
CEO Build a Rocket Boy, Mark Gerhard, mengungkap bahwa update ini akan menghadirkan misi baru bernama Blacklist.
Yang menarik, misi ini disebut tidak hanya menambah konten gameplay, tapi juga akan membagikan sebagian bukti terkait dugaan sabotase terhadap game tersebut.
Namun hingga saat ini, belum ada penjelasan detail soal bentuk bukti yang dimaksud.
Klaim Sabotase dan Investigasi Berjalan
Sebelumnya, Gerhard sempat menyatakan bahwa kegagalan komersial MindsEye tidak sepenuhnya disebabkan oleh faktor internal.
Ia menyebut adanya indikasi kuat sabotase dan spionase terorganisir yang memengaruhi peluncuran game.
Menurutnya, tim sudah melakukan investigasi selama beberapa bulan dan bahkan telah mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
Kasus ini kini disebut sudah ditangani oleh otoritas di Inggris dan Amerika Serikat, dengan dukungan dari pihak eksternal dan penasihat hukum.
Dari Masalah Teknis ke Teori Sabotase
Saat pertama kali dirilis, MindsEye memang mendapat banyak kritik.
Media sosial dipenuhi laporan bug dan masalah teknis, hingga akhirnya Sony melalui platform PlayStation sempat memberikan refund kepada sejumlah pemain.
Situasi ini mengingatkan pada kasus Cyberpunk 2077 saat awal rilis, yang juga penuh masalah teknis hingga sempat ditarik dari penjualan.
Skor Buruk Perparah Kondisi
Dari sisi kritik, performa MindsEye juga tidak terlalu baik.
Game ini mencatat skor yang cukup rendah di Metacritic:
versi PC: 39
versi PS5: 28
Angka ini membuatnya menjadi salah satu game dengan rating terendah di tahun 2025.
Banyak Pertanyaan, Sedikit Jawaban
Meski klaim sabotase terdengar serius, hingga saat ini belum ada bukti konkret yang dipublikasikan secara terbuka.
Rencana memasukkan “bukti” ke dalam misi game juga menimbulkan tanda tanya, apakah ini bagian dari narasi atau benar-benar upaya transparansi ke komunitas.
Pihak studio sendiri memilih untuk tidak mengungkap detail lebih lanjut dan menyerahkan proses hukum kepada otoritas terkait.
Kontroversi yang Masih Berlanjut
Kasus ini membuat situasi MindsEye semakin kompleks.
Di satu sisi, game ini sudah menghadapi kritik dari sisi teknis dan kualitas. Di sisi lain, muncul klaim sabotase yang masih belum sepenuhnya jelas.
Dengan update baru yang akan datang, perhatian publik kemungkinan akan kembali tertuju pada game ini, terutama untuk melihat apakah klaim tersebut benar-benar memiliki dasar yang kuat.



