GAMING

|

in this topic.

Masters of Albion Diperkenalkan, Peter Molyneux Sebut Ini “God Game” Sejati

Nathaniel

Kamis, 12 Februari 2026 pukul 17.10

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Masters of Albion akhirnya menampilkan trailer gameplay pertamanya dan akan rilis Early Access pada 22 April. Peter Molyneux menyebut game ini sebagai god game sejati yang memadukan elemen Populous dan Fable dengan dunia yang bisa dimanipulasi sepenuhnya.

Game Baru dari Legenda Genre God Game

Masters of Albion akhirnya menampilkan trailer gameplay pertama.

Game ini dikembangkan oleh Peter Molyneux, sosok di balik game legendaris seperti Populous dan Fable.

Menurut Molyneux, Masters of Albion adalah “god game sejati” yang menggabungkan konsep manipulasi dunia seperti Populous dengan nuansa fantasi khas Fable.

Game ini dijadwalkan rilis Early Access pada 22 April.

Kamu Bermain Sebagai “Tangan Dewa”

Dalam game ini, pemain berperan sebagai entitas ilahi berupa tangan raksasa melayang yang mengendalikan dunia mini.

Kontrol pemain sangat luas, termasuk:

  • Membangun bangunan

  • Mendesain perlengkapan

  • Mengatur sistem crafting

  • Mengendalikan pahlawan lewat semacam possession

  • Mengubah elemen kehidupan sehari hari bahkan hingga resep makanan

Dunia game dirancang benar benar bisa dimanipulasi secara bebas.

Dunia Hidup dengan Sistem Kompleks

Gameplay memperlihatkan berbagai sistem yang saling terhubung:

  • Pembangunan kota

  • Eksplorasi dunia

  • Pertempuran melawan ancaman malam

  • Pengelolaan sumber daya

  • Interaksi karakter

Menurut Molyneux, kombinasi sistem ini menciptakan pengalaman yang memberi pemain rasa kekuatan, kreativitas, dan tanggung jawab seperti dewa.

Gabungan Nostalgia dan Ide Baru

Secara konsep, Masters of Albion terasa seperti evolusi dari game lama Molyneux.

Elemen simulasi dunia dari Populous dipadukan dengan atmosfer fantasi dan humor khas Fable.

Game ini juga berlatar dunia yang secara spiritual terhubung dengan semesta Fable, meski tidak secara resmi menggunakan lisensi yang sama.

Kenapa Game Ini Menarik

Genre god game sudah jarang mendapat rilisan besar dalam beberapa tahun terakhir.

Jika Masters of Albion berhasil mengeksekusi ide manipulasi dunia secara mendalam, game ini bisa menghidupkan kembali genre klasik yang dulu sangat populer.

Apalagi Molyneux dikenal sebagai salah satu pionir konsep tersebut.

Masters of Albion menawarkan konsep ambisius, dunia yang bisa dikendalikan sepenuhnya, dan pendekatan klasik god game yang diperbarui.

Dengan Early Access yang sudah dekat, game ini berpotensi jadi comeback besar untuk genre simulasi dewa modern.

Masters of Albion Diperkenalkan, Peter Molyneux Sebut Ini “God Game” Sejati

Nathaniel

Kamis, 12 Februari 2026 pukul 17.10

GAMING

|

in this topic.

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Masters of Albion akhirnya menampilkan trailer gameplay pertamanya dan akan rilis Early Access pada 22 April. Peter Molyneux menyebut game ini sebagai god game sejati yang memadukan elemen Populous dan Fable dengan dunia yang bisa dimanipulasi sepenuhnya.

Game Baru dari Legenda Genre God Game

Masters of Albion akhirnya menampilkan trailer gameplay pertama.

Game ini dikembangkan oleh Peter Molyneux, sosok di balik game legendaris seperti Populous dan Fable.

Menurut Molyneux, Masters of Albion adalah “god game sejati” yang menggabungkan konsep manipulasi dunia seperti Populous dengan nuansa fantasi khas Fable.

Game ini dijadwalkan rilis Early Access pada 22 April.

Kamu Bermain Sebagai “Tangan Dewa”

Dalam game ini, pemain berperan sebagai entitas ilahi berupa tangan raksasa melayang yang mengendalikan dunia mini.

Kontrol pemain sangat luas, termasuk:

  • Membangun bangunan

  • Mendesain perlengkapan

  • Mengatur sistem crafting

  • Mengendalikan pahlawan lewat semacam possession

  • Mengubah elemen kehidupan sehari hari bahkan hingga resep makanan

Dunia game dirancang benar benar bisa dimanipulasi secara bebas.

Dunia Hidup dengan Sistem Kompleks

Gameplay memperlihatkan berbagai sistem yang saling terhubung:

  • Pembangunan kota

  • Eksplorasi dunia

  • Pertempuran melawan ancaman malam

  • Pengelolaan sumber daya

  • Interaksi karakter

Menurut Molyneux, kombinasi sistem ini menciptakan pengalaman yang memberi pemain rasa kekuatan, kreativitas, dan tanggung jawab seperti dewa.

Gabungan Nostalgia dan Ide Baru

Secara konsep, Masters of Albion terasa seperti evolusi dari game lama Molyneux.

Elemen simulasi dunia dari Populous dipadukan dengan atmosfer fantasi dan humor khas Fable.

Game ini juga berlatar dunia yang secara spiritual terhubung dengan semesta Fable, meski tidak secara resmi menggunakan lisensi yang sama.

Kenapa Game Ini Menarik

Genre god game sudah jarang mendapat rilisan besar dalam beberapa tahun terakhir.

Jika Masters of Albion berhasil mengeksekusi ide manipulasi dunia secara mendalam, game ini bisa menghidupkan kembali genre klasik yang dulu sangat populer.

Apalagi Molyneux dikenal sebagai salah satu pionir konsep tersebut.

Masters of Albion menawarkan konsep ambisius, dunia yang bisa dikendalikan sepenuhnya, dan pendekatan klasik god game yang diperbarui.

Dengan Early Access yang sudah dekat, game ini berpotensi jadi comeback besar untuk genre simulasi dewa modern.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.

Veirn.

Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.