Director Resident Evil 2 Minta Capcom Tambahkan Mode “Not Scary” di Resident Evil Requiem
Gaming
|
in this topic.

Director Resident Evil 2 Minta Capcom Tambahkan Mode “Not Scary” di Resident Evil Requiem

Josias
Rabu, 11 Maret 2026 pukul 09.41
Director Resident Evil 2 Minta Capcom Tambahkan Mode “Not Scary” di Resident Evil Requiem

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Sutradara Resident Evil 2 Remake, Yasuhiro Anpo, secara bercanda namun serius meminta Capcom untuk menambahkan mode “tidak menakutkan” di game terbaru mereka, Resident Evil Requiem.

Ia mengaku tingkat horor game tersebut terlalu intens hingga membuatnya kesulitan tidur. Pernyataan ini langsung menarik perhatian fans karena menunjukkan seberapa menyeramkan seri terbaru Resident Evil tersebut.

Director Resident Evil 2 Akui Requiem Terlalu Menyeramkan

Dalam sebuah wawancara terbaru, director Resident Evil 2 Remake mengungkapkan bahwa pengalaman bermain Resident Evil Requiem terasa jauh lebih menegangkan dibanding seri sebelumnya.

Ia bahkan mengatakan secara jujur bahwa game tersebut membuatnya sulit tidur di malam hari. Pernyataan ini disampaikan dengan nada bercanda, namun sekaligus menjadi sinyal bahwa Capcom benar-benar meningkatkan elemen horor pada seri terbaru ini.

Komentar tersebut langsung viral di kalangan komunitas Resident Evil karena datang dari seseorang yang justru dikenal sebagai sosok di balik salah satu remake Resident Evil paling sukses.

Permintaan Mode “Not Scary” Jadi Sorotan Fans

Dalam pernyataannya, sang director meminta Capcom mempertimbangkan mode khusus yang mengurangi unsur horor ekstrem, semacam opsi bagi pemain yang ingin menikmati cerita tanpa tekanan jumpscare atau atmosfer terlalu intens.

Meski terdengar seperti candaan, ide ini sebenarnya bukan hal aneh di industri game modern. Banyak game horor kini menyediakan mode aksesibilitas atau pengaturan tingkat ketegangan agar bisa dinikmati lebih banyak pemain. Fans pun langsung berspekulasi apakah Capcom benar-benar akan mempertimbangkan fitur tersebut di masa depan.

Sejak pertama kali diperkenalkan, Resident Evil Requiem memang diposisikan sebagai evolusi baru dari formula survival horror Capcom. Game ini disebut menghadirkan atmosfer yang lebih gelap, pacing lebih lambat, serta pendekatan horor psikologis yang lebih kuat dibanding seri sebelumnya. Fokusnya bukan hanya aksi, tetapi juga rasa tidak nyaman yang terus menghantui pemain sepanjang permainan.

Hal inilah yang kemungkinan membuat bahkan developer veteran sekalipun merasa tingkat ketegangannya cukup ekstrem.

Capcom Tampaknya Kembali ke Akar Survival Horror

Dalam beberapa tahun terakhir, Capcom sukses menghidupkan kembali franchise Resident Evil melalui kombinasi remake klasik dan seri baru yang lebih fokus pada horor murni.

Jika komentar sang director benar adanya, maka Resident Evil Requiem kemungkinan akan menjadi salah satu entri paling menyeramkan dalam sejarah franchise tersebut.

Untuk saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah mode “tidak menakutkan” benar-benar akan ditambahkan. Namun satu hal jelas: jika bahkan developer Resident Evil sendiri merasa ketakutan, pemain tampaknya harus bersiap menghadapi pengalaman horor yang jauh lebih intens dari sebelumnya.

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.