Gaming
|
in this topic.

Capcom “Konfirmasi” Pragmata Adalah Game Mega Man… Tapi Ada Twist

Nathaniel
Sabtu, 04 April 2026 pukul 15.43

Ringkasan

Dibuat oleh AI

Capcom merayakan April Mop dengan video yang seolah mengonfirmasi Pragmata sebagai game Mega Man. Namun ternyata ini hanya lelucon, meski tetap jadi fanservice menarik bagi komunitas.

Teori Lama Fans Akhirnya “Terjawab”

Capcom akhirnya “mengonfirmasi” salah satu teori lama fans soal Pragmata.

Selama ini, banyak yang berspekulasi bahwa game sci-fi tersebut sebenarnya adalah game Mega Man tersembunyi.

Alasannya cukup sederhana, mulai dari nuansa futuristik hingga karakter Diana yang mengenakan outfit biru yang dianggap mirip dengan Mega Man.

Video April Mop yang Bikin Fans Kaget

Lewat sebuah video yang dirilis di media sosial, Capcom memperlihatkan adegan unik.

Karakter Diana terlihat berlari di pantai dengan musik ending Mega Man 2 sebagai latar. Tidak lama kemudian, karakter utama Hugh muncul dengan kostum yang sangat mirip dengan Mega Man.

Namun, twist-nya langsung terungkap. Kostum tersebut ternyata hanya “topeng”, dan setelah dibuka, terlihat bahwa itu hanyalah Hugh.

Video ini kemudian ditutup dengan pesan sederhana dari Diana:
“Happy April Fool’s Day!”

Developer Sudah Pernah Membantah

Sebenarnya, teori ini sudah pernah dibantah sebelumnya.

Director Pragmata, Cho Yonghee, sempat menegaskan bahwa game ini adalah IP baru sepenuhnya, bukan bagian dari Mega Man.

Apalagi Capcom juga sudah mengonfirmasi proyek baru lain, yaitu Mega Man: Dual Override, yang membuat teori tersebut semakin tidak relevan.

Lelucon, Tapi Bisa Jadi Fanservice

Meski jelas hanya bagian dari April Mop, video ini tetap menarik perhatian.

Tidak sedikit fans yang berharap elemen seperti kostum Mega Man tadi benar-benar hadir di versi final game, setidaknya sebagai easter egg atau bonus konten.

Hal seperti ini cukup sering dilakukan developer sebagai bentuk fanservice tanpa mengubah arah utama game.

Cara Capcom Dekat dengan Komunitas

Langkah ini juga menunjukkan bagaimana Capcom menjaga hubungan dengan komunitasnya.

Alih-alih mengabaikan teori fans, mereka justru meresponsnya dengan cara yang kreatif dan menghibur.

Meski hanya lelucon, momen seperti ini tetap berhasil menjaga hype menjelang rilis Pragmata.

Tetap IP Baru, Tapi Penuh Referensi

Pada akhirnya, Pragmata tetap merupakan IP baru yang berdiri sendiri.

Namun dengan pendekatan seperti ini, Capcom berhasil menyisipkan nostalgia sekaligus humor yang membuat fans lama Mega Man ikut merasa dilibatkan.

Dan siapa tahu, di versi final nanti, kejutan kecil seperti kostum Mega Man benar-benar hadir.

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.