
GAMING
|
in this topic.
Bocoran Tomb Raider Terbaru Isyaratkan Open World Besar di Game Mendatang
Nathaniel
Kamis, 29 Januari 2026 pukul 12.10

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Sebuah bocoran mengungkap kemungkinan Tomb Raider: Catalyst mengusung sistem open world penuh. Jika benar, ini akan menjadi perubahan terbesar dalam sejarah franchise Tomb Raider yang sudah berjalan hampir 30 tahun.
Sebuah bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Tomb Raider: Catalyst bakal membawa perubahan besar untuk franchise Tomb Raider. Game ini disebut akan mengusung konsep open world penuh, sesuatu yang belum pernah diterapkan sebelumnya sepanjang sejarah seri ini.
Selama ini, game Tomb Raider memang dikenal memiliki area luas yang bisa dijelajahi. Namun, semuanya masih berupa wilayah terpisah, bukan satu dunia besar yang terhubung tanpa loading.
Tomb Raider: Catalyst resmi diperkenalkan di The Game Awards 2025 bersama proyek lain berjudul Tomb Raider: Legacy of Atlantis. Legacy of Atlantis akan menjadi versi reimajinasi dari Tomb Raider pertama tahun 1996 dan dijadwalkan rilis tahun ini. Sementara itu, Catalyst akan menjadi game baru sepenuhnya dengan target rilis 2027.
Rumor open world ini pertama kali muncul pada Mei 2024 dari akun X bernama V Scooper. Ia mengklaim bahwa game Tomb Raider berikutnya akan berlatar di India dan menghadirkan dunia terbuka penuh. Bocoran tersebut juga menyebut Lara Croft akan bisa menggunakan motor dan parasut untuk eksplorasi.
Trailer pengumuman Catalyst kemudian mengonfirmasi bahwa game ini memang berlatar di India bagian utara. Pada Januari 2026, V Scooper kembali menguatkan klaimnya dengan membagikan tangkapan layar dari akhir trailer. Ia menunjuk keberadaan pegunungan bersalju, hutan lebat, dan area gurun dalam satu tampilan sebagai petunjuk bahwa game ini menggunakan satu peta besar yang menyatu, bukan region terpisah.
Reaksi fans pun beragam. Sebagian antusias melihat Tomb Raider berevolusi menjadi open world modern. Namun, ada juga yang khawatir konsep tersebut justru membuat game terasa terlalu luas, penuh konten kosong, dan kehilangan pacing cerita yang selama ini menjadi ciri khas Tomb Raider.
Meski masih sebatas rumor, teori ini cukup masuk akal. Dalam wawancara dengan GamesRadar+, bos studio Crystal Dynamics, Scot Amos, menyebut bahwa Catalyst adalah game Tomb Raider terbesar yang pernah mereka buat. Pernyataan ini memang masih umum, tetapi open world jelas menjadi salah satu cara paling logis untuk mewujudkannya.
Trailer Catalyst sendiri belum menampilkan motor atau parasut seperti rumor awal. Namun, fokus besar terlihat pada grappling hook milik Lara Croft yang digunakan untuk bergerak cepat dan bertarung. Mekanik ini sangat cocok untuk eksplorasi dunia luas, apalagi Catalyst dikonfirmasi sebagai sekuel dari Tomb Raider: Underworld yang juga menonjolkan penggunaan grappling hook dalam puzzle dan traversal.
Trailer juga sempat memperlihatkan Lara melakukan wall-running. Belum jelas apakah itu mekanik gameplay asli atau hanya efek sinematik.
Jika bocoran ini terbukti benar, Tomb Raider: Catalyst berpotensi menjadi evolusi terbesar franchise ini dalam hampir tiga dekade.
Similar Articles
NEWS
Bocoran Tomb Raider Terbaru Isyaratkan Open World Besar di Game Mendatang
GAMING
•

NEWS
Gorgon Resmi Rilis Versi 1.0 Setelah 8 Tahun di Early Access Steam
GAMING
•

NEWS
Pemain The Sims 4 Disarankan Backup Save Sebelum 3 Februari, Ini Alasannya
GAMING
•

NEWS
Setelah PHK 30 Ribu Karyawan dan MMO Gagal, Amazon Kehilangan Bos Game yang Pernah Meremehkan Akting di Game
GAMING
•

NEWS
Slay the Spire 2 Bikin Studio Indie Percepat Rilis Game Demi Hindari “Raksasa Roguelike”
GAMING
•

ALSO READ


Bocoran Tomb Raider Terbaru Isyaratkan Open World Besar di Game Mendatang
Nathaniel
Kamis, 29 Januari 2026 pukul 12.10
GAMING
|
in this topic.
Ringkasan
Dibuat oleh AI
Sebuah bocoran mengungkap kemungkinan Tomb Raider: Catalyst mengusung sistem open world penuh. Jika benar, ini akan menjadi perubahan terbesar dalam sejarah franchise Tomb Raider yang sudah berjalan hampir 30 tahun.
Sebuah bocoran terbaru mengindikasikan bahwa Tomb Raider: Catalyst bakal membawa perubahan besar untuk franchise Tomb Raider. Game ini disebut akan mengusung konsep open world penuh, sesuatu yang belum pernah diterapkan sebelumnya sepanjang sejarah seri ini.
Selama ini, game Tomb Raider memang dikenal memiliki area luas yang bisa dijelajahi. Namun, semuanya masih berupa wilayah terpisah, bukan satu dunia besar yang terhubung tanpa loading.
Tomb Raider: Catalyst resmi diperkenalkan di The Game Awards 2025 bersama proyek lain berjudul Tomb Raider: Legacy of Atlantis. Legacy of Atlantis akan menjadi versi reimajinasi dari Tomb Raider pertama tahun 1996 dan dijadwalkan rilis tahun ini. Sementara itu, Catalyst akan menjadi game baru sepenuhnya dengan target rilis 2027.
Rumor open world ini pertama kali muncul pada Mei 2024 dari akun X bernama V Scooper. Ia mengklaim bahwa game Tomb Raider berikutnya akan berlatar di India dan menghadirkan dunia terbuka penuh. Bocoran tersebut juga menyebut Lara Croft akan bisa menggunakan motor dan parasut untuk eksplorasi.
Trailer pengumuman Catalyst kemudian mengonfirmasi bahwa game ini memang berlatar di India bagian utara. Pada Januari 2026, V Scooper kembali menguatkan klaimnya dengan membagikan tangkapan layar dari akhir trailer. Ia menunjuk keberadaan pegunungan bersalju, hutan lebat, dan area gurun dalam satu tampilan sebagai petunjuk bahwa game ini menggunakan satu peta besar yang menyatu, bukan region terpisah.
Reaksi fans pun beragam. Sebagian antusias melihat Tomb Raider berevolusi menjadi open world modern. Namun, ada juga yang khawatir konsep tersebut justru membuat game terasa terlalu luas, penuh konten kosong, dan kehilangan pacing cerita yang selama ini menjadi ciri khas Tomb Raider.
Meski masih sebatas rumor, teori ini cukup masuk akal. Dalam wawancara dengan GamesRadar+, bos studio Crystal Dynamics, Scot Amos, menyebut bahwa Catalyst adalah game Tomb Raider terbesar yang pernah mereka buat. Pernyataan ini memang masih umum, tetapi open world jelas menjadi salah satu cara paling logis untuk mewujudkannya.
Trailer Catalyst sendiri belum menampilkan motor atau parasut seperti rumor awal. Namun, fokus besar terlihat pada grappling hook milik Lara Croft yang digunakan untuk bergerak cepat dan bertarung. Mekanik ini sangat cocok untuk eksplorasi dunia luas, apalagi Catalyst dikonfirmasi sebagai sekuel dari Tomb Raider: Underworld yang juga menonjolkan penggunaan grappling hook dalam puzzle dan traversal.
Trailer juga sempat memperlihatkan Lara melakukan wall-running. Belum jelas apakah itu mekanik gameplay asli atau hanya efek sinematik.
Jika bocoran ini terbukti benar, Tomb Raider: Catalyst berpotensi menjadi evolusi terbesar franchise ini dalam hampir tiga dekade.
Similar Articles
NEWS
Bocoran Tomb Raider Terbaru Isyaratkan Open World Besar di Game Mendatang
GAMING
•

NEWS
Bocoran Tomb Raider Terbaru Isyaratkan Open World Besar di Game Mendatang
GAMING
•

NEWS
Gorgon Resmi Rilis Versi 1.0 Setelah 8 Tahun di Early Access Steam
GAMING
•

NEWS
Gorgon Resmi Rilis Versi 1.0 Setelah 8 Tahun di Early Access Steam
GAMING
•

NEWS
Pemain The Sims 4 Disarankan Backup Save Sebelum 3 Februari, Ini Alasannya
GAMING
•

NEWS
Pemain The Sims 4 Disarankan Backup Save Sebelum 3 Februari, Ini Alasannya
GAMING
•

NEWS
Setelah PHK 30 Ribu Karyawan dan MMO Gagal, Amazon Kehilangan Bos Game yang Pernah Meremehkan Akting di Game
GAMING
•

NEWS
Setelah PHK 30 Ribu Karyawan dan MMO Gagal, Amazon Kehilangan Bos Game yang Pernah Meremehkan Akting di Game
GAMING
•

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.