
GAMING
|
in this topic.
Baru Rilis, Tim Developer Highguard Dikabarkan Kena PHK Massal
Nathaniel
Kamis, 12 Februari 2026 pukul 16.24

Ringkasan
Dibuat oleh AI
Developer shooter free to play Highguard dikabarkan melakukan PHK besar besaran hanya beberapa minggu setelah rilis. Meski sempat punya awal kuat dengan hampir 100 ribu pemain, jumlah pemain turun drastis dan game mendapat review campuran.
Kabar mengejutkan datang dari tim pengembang Highguard.
Seorang desainer game, Alex Graner, mengklaim bahwa “sebagian besar” tim developer telah diberhentikan hanya beberapa minggu setelah game rilis.
Postingan tersebut juga dibagikan oleh beberapa developer lain, termasuk direktur audio dan produser game.
Studio pengembang Wildlight Entertainment mengonfirmasi adanya PHK, meski tidak menyebut jumlah pasti karyawan yang terdampak.
Studio menyatakan mereka mempertahankan tim inti untuk terus mengembangkan dan mendukung game ke depan.
Awal yang Kuat, Tapi Turun Cepat
Highguard sebenarnya tidak memulai dengan buruk.
Saat rilis 26 Januari, game ini:
Menarik hampir 100 ribu pemain bersamaan di Steam
Masuk top 20 pemain aktif mingguan di PlayStation dan Xbox wilayah AS
Namun tak lama setelah itu, performanya mulai turun.
Review pengguna di Steam tergolong campuran, dan pada Februari jumlah pemain bersamaan anjlok menjadi di bawah 5 ribu, bahkan setelah update konten besar.
Game dengan Ambisi Besar
Highguard adalah game debut Wildlight Entertainment, studio yang diisi veteran industri dari tim:
Apex Legends
Titanfall
Call of Duty
Game ini menggabungkan FPS dengan mount yang bisa dikendarai serta mekanik raid antar tim yang menyerang markas lawan.
Sebelum rilis, game ini juga diumumkan dengan hype besar di The Game Awards.
Studio bahkan sudah menyiapkan roadmap konten satu tahun penuh dan baru saja merilis episode kedua dengan map dan item baru.
Pasar Live Service Makin Sulit Ditembus
Peluncuran game live service baru sekarang jauh lebih berisiko.
Pemain sudah terikat dengan judul besar seperti Fortnite dan Call of Duty. Game baru harus bersaing dengan ekosistem yang sudah sangat mapan.
Investasi untuk membuat dan mempertahankan game live service juga sangat mahal.
Contoh kegagalan paling terkenal belakangan ini adalah Concord milik PlayStation yang ditutup hanya dua minggu setelah rilis.
Visi Developer Sebelum Launch
Sebelum rilis, kepala studio Chad Grenier mengatakan jumlah pemain bukan fokus utama.
Menurutnya, yang penting game dicintai oleh pemain yang memainkannya.
CEO Dusty Welch juga sempat membantah anggapan bahwa genre shooter mulai jenuh, dengan alasan waktu bermain dan monetisasi di genre ini masih terus naik.
Highguard menunjukkan betapa kerasnya persaingan game live service saat ini.
Meski punya awal yang kuat dan tim veteran industri, penurunan pemain cepat bisa langsung berdampak besar pada studio.
Game ini belum ditutup, dan pengembang masih berjanji melanjutkan dukungan. Tapi PHK besar hanya beberapa minggu setelah rilis jelas jadi sinyal bahwa mempertahankan game live service baru tidak semudah yang dibayangkan.
Similar Articles
NEWS
Pokopia, Life Sim Pokemon yang Nggak Pakai Sistem Tunggu Seperti Animal Crossing
GAMING
•

NEWS
Silent Hill Transmission Baru Digelar Minggu Ini, Fokus ke Silent Hill Townfall
GAMING
•

NEWS
Overwatch Akan Ubah Desain Hero Baru Anran Setelah Protes Fans dan Pengisi Suara
GAMING
•

NEWS
Masters of Albion Diperkenalkan, Peter Molyneux Sebut Ini “God Game” Sejati
GAMING
•

ALSO READ


Baru Rilis, Tim Developer Highguard Dikabarkan Kena PHK Massal
Nathaniel
Kamis, 12 Februari 2026 pukul 16.24
GAMING
|
in this topic.
Ringkasan
Dibuat oleh AI
Developer shooter free to play Highguard dikabarkan melakukan PHK besar besaran hanya beberapa minggu setelah rilis. Meski sempat punya awal kuat dengan hampir 100 ribu pemain, jumlah pemain turun drastis dan game mendapat review campuran.
Kabar mengejutkan datang dari tim pengembang Highguard.
Seorang desainer game, Alex Graner, mengklaim bahwa “sebagian besar” tim developer telah diberhentikan hanya beberapa minggu setelah game rilis.
Postingan tersebut juga dibagikan oleh beberapa developer lain, termasuk direktur audio dan produser game.
Studio pengembang Wildlight Entertainment mengonfirmasi adanya PHK, meski tidak menyebut jumlah pasti karyawan yang terdampak.
Studio menyatakan mereka mempertahankan tim inti untuk terus mengembangkan dan mendukung game ke depan.
Awal yang Kuat, Tapi Turun Cepat
Highguard sebenarnya tidak memulai dengan buruk.
Saat rilis 26 Januari, game ini:
Menarik hampir 100 ribu pemain bersamaan di Steam
Masuk top 20 pemain aktif mingguan di PlayStation dan Xbox wilayah AS
Namun tak lama setelah itu, performanya mulai turun.
Review pengguna di Steam tergolong campuran, dan pada Februari jumlah pemain bersamaan anjlok menjadi di bawah 5 ribu, bahkan setelah update konten besar.
Game dengan Ambisi Besar
Highguard adalah game debut Wildlight Entertainment, studio yang diisi veteran industri dari tim:
Apex Legends
Titanfall
Call of Duty
Game ini menggabungkan FPS dengan mount yang bisa dikendarai serta mekanik raid antar tim yang menyerang markas lawan.
Sebelum rilis, game ini juga diumumkan dengan hype besar di The Game Awards.
Studio bahkan sudah menyiapkan roadmap konten satu tahun penuh dan baru saja merilis episode kedua dengan map dan item baru.
Pasar Live Service Makin Sulit Ditembus
Peluncuran game live service baru sekarang jauh lebih berisiko.
Pemain sudah terikat dengan judul besar seperti Fortnite dan Call of Duty. Game baru harus bersaing dengan ekosistem yang sudah sangat mapan.
Investasi untuk membuat dan mempertahankan game live service juga sangat mahal.
Contoh kegagalan paling terkenal belakangan ini adalah Concord milik PlayStation yang ditutup hanya dua minggu setelah rilis.
Visi Developer Sebelum Launch
Sebelum rilis, kepala studio Chad Grenier mengatakan jumlah pemain bukan fokus utama.
Menurutnya, yang penting game dicintai oleh pemain yang memainkannya.
CEO Dusty Welch juga sempat membantah anggapan bahwa genre shooter mulai jenuh, dengan alasan waktu bermain dan monetisasi di genre ini masih terus naik.
Highguard menunjukkan betapa kerasnya persaingan game live service saat ini.
Meski punya awal yang kuat dan tim veteran industri, penurunan pemain cepat bisa langsung berdampak besar pada studio.
Game ini belum ditutup, dan pengembang masih berjanji melanjutkan dukungan. Tapi PHK besar hanya beberapa minggu setelah rilis jelas jadi sinyal bahwa mempertahankan game live service baru tidak semudah yang dibayangkan.
Similar Articles
NEWS
Pokopia, Life Sim Pokemon yang Nggak Pakai Sistem Tunggu Seperti Animal Crossing
GAMING
•

NEWS
Pokopia, Life Sim Pokemon yang Nggak Pakai Sistem Tunggu Seperti Animal Crossing
GAMING
•

NEWS
Silent Hill Transmission Baru Digelar Minggu Ini, Fokus ke Silent Hill Townfall
GAMING
•

NEWS
Silent Hill Transmission Baru Digelar Minggu Ini, Fokus ke Silent Hill Townfall
GAMING
•

NEWS
Overwatch Akan Ubah Desain Hero Baru Anran Setelah Protes Fans dan Pengisi Suara
GAMING
•

NEWS
Overwatch Akan Ubah Desain Hero Baru Anran Setelah Protes Fans dan Pengisi Suara
GAMING
•

NEWS
Masters of Albion Diperkenalkan, Peter Molyneux Sebut Ini “God Game” Sejati
GAMING
•

NEWS
Masters of Albion Diperkenalkan, Peter Molyneux Sebut Ini “God Game” Sejati
GAMING
•

Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
Veirn.
Uncover the art and innovation of Gaming in our blog, where we explore Technology trends, Gaming Market structures, and the creative minds shaping the built environment.
